BEIJING, FAJAR -- Maraknya isu mengenai kiamat dalam waktu dekat ini disikapi secara tegas oleh pemerintah China. Aparat keamanan di negeri panda itu meningkatkan operasi terhadap kelompok atau sekte yang menyebarkan kiamat tersebut. Tidak kurang dari 500 orang ditangkap di seantero negara tersebut.
Dari jumlah itu, lebih dari 400 orang berasal dari sekte Almighty God di Provinsi Qinghai, barat laut China. Selain itu, puluhan lainnya ditangkap di berbagai wilayah lain di negara tersebut. Polisi menyita selebaran, cakram video, maupun buku dan dan materi lain tentang kiamat saat operasi tersebut.
Kantor berita pemerintah China melaporkan, kemarin bahwa kelompok itu dituduh telah menyebarkan isu soal hari kiamat. Keyakinan tersebut terkait penanggalan kuno Suku Maya di selatan Meksiko dan utara Amerika Tengah itu. Penanggalan yang menggunakan siklus 5 ribu tahunan tersebut akan berakhir pada 21 Desember nanti. Berdasar pada kalender itu pula, Suku Maya meramal soal terjadinya ’’bencana besar’’ (baca: kiamat) di bumi.
Sekte Almighty God pun menyerukan para pengikutnya agar berperang dan melawan ’’naga merah’’ komunisme China. Menurut stasiun televisi milik pemerintah CCTC (China Central Television), lebih dari 400 pengikut sekte yang juga dikenal sebagai ’’Kilat dari Timur’’ (Oriental Lightning) telah ditangkap sejak pekan lalu.
’’Jumlah (pengikut sekte) yang ditangkap memang benar seperti yang diberitakan media,’’ terang jubir pemerintah Qinghai kepada Agence France-Presse lewat telepon. Tapi, dia enggan berkomentar lebih jauh
info lengkap : http://www.iyaa.com/berita/internasional/Umum/2395532_2113.html