• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Science Peneliti Temukan Spesies Baru Virus Ebola

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
tmTRQ92xWZ.jpg


WASHINGTON - Peneliti Amerika Serikat dan Uganda berhasil mengidentifikasi spesies terbaru dari virus Ebola. Virus yang disebut Bundibugyo ebolavirus ditemukan pertama kali tahun 2007 di barat Uganda.

Seperti dikutip dari HealthDay, Sabtu (22/11/2008) pada awalnya, peneliti melihat virus tersebut berbeda dengan virus Ebola yang telah ditemukan sebelumnya. Peneliti dari pusat pencegahan dan pengawasan penyakit Columbia University dan Pusat peneliti virus Uganda menyatakan secara genetic virus spesies baru itu berbeda 30 persen.

Peneliti melakukan identifikasi terhadap 70 persen gen dalam virus tersebut, hasilnya peneliti menemukan secara acak gen virus memiliki kesamaan dengan virus Ebola, meski susunannya tak seperti virus ebola. Peneliti kemudian menyatakan virus tersebut merupakan spesies baru dari virus Ebola.

Ebola selama ini dikenal sebagai virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae. Penyakit yang disebabkan virus tersebut juga dinamakan Ebola dan sangat mematikan. Tingkat kematian berkisar antara 50 persen sampai 90 persen. Asal katanya adalah dari sungai Ebola di Kongo.

Gejala-gejala terserang penyakit Ebola antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit. Masa inkubasi virus berkisar 2 hingga 21 hari. Hingga saat ini peneliti telah mengembangkan vaksin untuk Ebola yang 100 persen efektif dalam monyet, namun vaksin untuk manusia belum ditemukan.
 
Hati2 ke Afrika, sarang Ebola....
katanya kalo habis dari Afrika kita gak boleh ke Amerika untuk beberapa waktu....
 
hah ??
ada jenis baru ??
makin parah aja nih../sob
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.