BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa untuk segera menuntaskan batas perairan Indonesia dengan Malaysia.
“Demikian juga yang belum tuntas di perairan Ambalat. Tidak perlu menunggu hasil ICJ (International Court of Justice) untuk membicarakan dengan malaysia agar tidak terulang kejadian seperti kemarin,” ujar Presiden dalam acara buka puasa bersama di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8/2010).
Instruksi Presiden ini terkait dengan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia di perairan Berakit, Kepulauan Riau beberapa pekan lalu.
Perairan berakit sendiri kini masih menjadi sengketa antara Malaysia dengan Indonesia. Kasus tersebut kini tengah ditangani International Court of Justice.
“Di antara batas itu sudah ada yang final, tapi masih ada yang diklaim oleh kedua belah pihak (Indonesia dan malaysia). Besok saya akan mendapat laporan resmi dari Menlu,” imbuh Presiden.
“Demikian juga yang belum tuntas di perairan Ambalat. Tidak perlu menunggu hasil ICJ (International Court of Justice) untuk membicarakan dengan malaysia agar tidak terulang kejadian seperti kemarin,” ujar Presiden dalam acara buka puasa bersama di kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/8/2010).
Instruksi Presiden ini terkait dengan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia di perairan Berakit, Kepulauan Riau beberapa pekan lalu.
Perairan berakit sendiri kini masih menjadi sengketa antara Malaysia dengan Indonesia. Kasus tersebut kini tengah ditangani International Court of Justice.
“Di antara batas itu sudah ada yang final, tapi masih ada yang diklaim oleh kedua belah pihak (Indonesia dan malaysia). Besok saya akan mendapat laporan resmi dari Menlu,” imbuh Presiden.