Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dirinya adalah nakhoda pemerintahan saat ini sehingga semua menteri harus loyal dan bertanggung jawab kepadanya.
"Saya mengingatkan pula kita menganut sistem kabinet presidensial. Presiden adalah nakhoda, loyalitas dan garis pertanggungjawaban saudara adalah ke presiden, bukan ke pimpinan-pimpinan parpol dalam hubungan tugas pemerintahan. Saya harap camkan benar," kata Presiden dalam pidatonya usai melantik menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Presiden juga mengingatkan 34 menteri dan 2 pejabat negara baru itu bahwa mereka telah berada dalam jajaran kabinet dan pemerintahan.
"Dari manapun saudara berasal, termasuk parpol manapun saudara berasal, saya berharap letakkan kepentingan pemerintah bangsa dan negara di atas kepentingan parpol, kelompok dan golongan. Jangan dibalik. Rakyat secara tegas akan mengawasi atas komitmen ini," katanya...
Selengkapnya...
http://www.lebihcepat.com/nasional/34-berita-nasional/6984-presiden-saya-adalah-nakhoda-pemerintahan.html
"Saya mengingatkan pula kita menganut sistem kabinet presidensial. Presiden adalah nakhoda, loyalitas dan garis pertanggungjawaban saudara adalah ke presiden, bukan ke pimpinan-pimpinan parpol dalam hubungan tugas pemerintahan. Saya harap camkan benar," kata Presiden dalam pidatonya usai melantik menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Presiden juga mengingatkan 34 menteri dan 2 pejabat negara baru itu bahwa mereka telah berada dalam jajaran kabinet dan pemerintahan.
"Dari manapun saudara berasal, termasuk parpol manapun saudara berasal, saya berharap letakkan kepentingan pemerintah bangsa dan negara di atas kepentingan parpol, kelompok dan golongan. Jangan dibalik. Rakyat secara tegas akan mengawasi atas komitmen ini," katanya...
Selengkapnya...
http://www.lebihcepat.com/nasional/34-berita-nasional/6984-presiden-saya-adalah-nakhoda-pemerintahan.html