WASPADA ONLINE
JAKARTA - Kalangan Istana menilai sayembara menangkap SBY yang digagas seorang jurnalis Inggris, Ed McWilliams, yang disiarkan sebuah radio swasta di Selandia Baru konyol. Karena itu tidak perlu ditanggapi.
Ed McWilliams mengaku sebagai aktivis Tim Advokasi Papua Barat. Alasan sayembara Ed ini mengada-ada karena didasarkan pada tuduhan bahwa pemerintah Indonesia tidak memperhatikan pembangunan masyarakat Papua Barat.
"Ini sebuah pernyataan yang tidak sedikitpun beralasan," ujar Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Informasi, Heru Lelono, kepada wartawan, hari ini.
"Pembangunan ekonomi, kesejahteraan termasuk penegakan hukum di seluruh republik termasuk di dalamnya Papua Barat dilakukan karena seluruh daerah itu adalah masuk dalam kedaulatan RI. Orang seperti Ed ini sungguh tidak perlu diberi perhatian. Saya pribadi sebagai warga negara Indonesia sangat tersinggung dengan sikap orang asing seperti ini," papar Heru menjelaskan.
info lengkap : Sayembara Tangkap SBY Tak Perlu Ditanggapi - IYAA.com
JAKARTA - Kalangan Istana menilai sayembara menangkap SBY yang digagas seorang jurnalis Inggris, Ed McWilliams, yang disiarkan sebuah radio swasta di Selandia Baru konyol. Karena itu tidak perlu ditanggapi.
Ed McWilliams mengaku sebagai aktivis Tim Advokasi Papua Barat. Alasan sayembara Ed ini mengada-ada karena didasarkan pada tuduhan bahwa pemerintah Indonesia tidak memperhatikan pembangunan masyarakat Papua Barat.
"Ini sebuah pernyataan yang tidak sedikitpun beralasan," ujar Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi dan Informasi, Heru Lelono, kepada wartawan, hari ini.
"Pembangunan ekonomi, kesejahteraan termasuk penegakan hukum di seluruh republik termasuk di dalamnya Papua Barat dilakukan karena seluruh daerah itu adalah masuk dalam kedaulatan RI. Orang seperti Ed ini sungguh tidak perlu diberi perhatian. Saya pribadi sebagai warga negara Indonesia sangat tersinggung dengan sikap orang asing seperti ini," papar Heru menjelaskan.
info lengkap : Sayembara Tangkap SBY Tak Perlu Ditanggapi - IYAA.com