magnum
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 1320
- Sejak
- 27 Mei 2006
- Pesan
- 14.143
- Nilai reaksi
- 417
- Poin
- 83
Tips Bwat Hemat Energy
Untuk Lampu Penerangan
* Gunakan lampu hemat energi yang terjamin kualitasnya.
* Biasakan mematikan lampu penerangan jika tidak digunakan.
* Gunakan ballast elektronik dan memasang kondensator untuk jenis lampu TL (neon).
* Hidupkan lampu teras rumah pada saat menjelang malam dan segera matikan di saat matahari mulai terbit.
* Siang hari lebih baik membuka jendela agar mengandalkan cahaya alam masuk menerangi ruangan.
Pemakaian Lemari Es
* Pilihlah lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai.
* Pastikan pintu lemari es selalu tertutup rapat.
* Jangan mengisi lemari es yang melebihi kapasitasnya.
* Hindari memasukkan makanan/minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
*Aturlah suhu pendingin lemari es sesuai kebutuhan dan tidak terlalu rendah. Atur dengan temperatur 3–6 derajat celcius, dan untuk freezer antara 15-17 derajat celcius.
* Sebaiknya pensiunkan lemari es yang sudah terlalu tua usianya.
* Jangan membuka lemari es dalam waktu lama. Semakin sering pintu dibuka, makin besar energi listrik yang dibutuhkan.
* Letakan lemari es pada jarak 15 cm dari dinding agar proses pelepasan panas berjalan baik.
* Jangan lupa bersihkan kodensor secara teratur untuk mengurangi kerja mesin.
Penggunaan Setrika Listrik
* Pilihlah seterika listrik yang menggunakan sistem pengatur panas otomatis.
* Pada saat menyeterika, aturlah tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan diseterika.
* Biasakan menyeterika sekaligus dan hindari bolak-balik mencabut serta mencolokan kembali seterikaan ke sumber listrik.
* Bersihkan bagian bawah seterikaan dari kerak yang akan menghambat masuknya arus panas listrik
* Segera matikan seterikaan sesudah selesai digunakan atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.
* Untuk lebih hemat sebaiknya menyeterika baju dalam jumlah banyak sekali kerja, atur sesuai jenis baju yang hendak diseterika.
Tape Recorder, Radio dan Televisi
* Matikan televisi, radio dan tape recorder serta peralatan audio visual lainnya bila tidak dilihat atau didengarkan.
* Pastikan televisi, radio dan tape recorder benar-benar sudah dimatikan dari powernya, bukan dari sleep timer. Sebab penggunaan sleep timer tidak memutus aliran listrik.
* Untuk televisi gunakan remote control untuk mematikan sementara, sehingga tidak menyerap daya listrik yang besar ketika menghidupkannya kembali, dan jangan terlalu sering mematikan dan menghidupkan TV.
Menggunakan Pompa Air
* Gunakan tangki penampungan air dan menyalakan pompa air hanya bila air di dalam tangki hampir habis.
* Akan lebih baik apabila menggunakan sistem kontrol otomatis atau pelampung pemutus arus secara otomatis yang akan memutus aliran listrik ke pompa air bila air di tangki sudah penuh.
* Semakin sering pompa air dihidupkan-dimatikan maka akan semakin besar daya listrik yang dipakai.
Pemakaian AC
* Nyalakan AC seperlunya yakni jika hari benar-benar panas dan pengap.
* Sebaiknya jangan menyetelnya terlalu dingin-semakin dingin temperatus AC, semakin tinggi daya listrik yang dibutuhkan.
* Matikan segera jika sudah tidak memerlukan lagi, misalnya begitu kantor selesai jam kerja langsung dimatikan.
Menggunakan Mesin Cuci
* Sebaiknya tentukan untuk mencuci misalnya setiap 2 hari sekali
* Gunakan mesin cuci sesuai kapasitasnya, ikuti aturan pengisian air dan detergennya
* Untuk mengeringkan pakaian lebih baik lakukan secara alami dengan bantuan matahari.
Menggunakan Alat Memasak
* Gunakanlah kompor gas dan minyak tanah, karena akan lebih irit daripada kompor listrik
* Jangan nyalakan magic jar seharian penuh karena selain boros listrik juga akan membuat nasi menjadi kering dan kekuningan. Panaskan nasi ketika waktu makan hampir tiba.
Penggunaan Komputer
- Hindari komputer anda melakukan tugas-tugas berat apabila tidak benar-benar dibutuhkan seperti encoding, compiling, rendering,dst
- Jangan terlalu sering menggunakan komputer untuk bermain game, dan chating di internet.
- Kurangi device-device yang terhubung apabila tidak benar-benar dibutuhkan.
- Aktifkanlah power management/standby mode pada cpu maupun monitor .
- Gunakan monitor LCD, karena lebih irit listriknya daripada monitor tabung
- Matikan komputer apabila sudah tidak diperlukan lagi, atau ditinggal pergi lama. Apabila hanya ditinggal sesaat, setidaknya matikan monitor, dan buat cpu stand by.
- Selalu gunakan stabilizer agar asupan listrik menjadi stabil.
Mencegah Bahaya Listrik
1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah jaringan listirk
Tambahan dari gw kalo beli peralatan elektronik cari yg ada tulisan save Energy Rating yg tinggi,yg bergambar bintang2 itu loh /no1
Untuk Lampu Penerangan
* Gunakan lampu hemat energi yang terjamin kualitasnya.
* Biasakan mematikan lampu penerangan jika tidak digunakan.
* Gunakan ballast elektronik dan memasang kondensator untuk jenis lampu TL (neon).
* Hidupkan lampu teras rumah pada saat menjelang malam dan segera matikan di saat matahari mulai terbit.
* Siang hari lebih baik membuka jendela agar mengandalkan cahaya alam masuk menerangi ruangan.
Pemakaian Lemari Es
* Pilihlah lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai.
* Pastikan pintu lemari es selalu tertutup rapat.
* Jangan mengisi lemari es yang melebihi kapasitasnya.
* Hindari memasukkan makanan/minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
*Aturlah suhu pendingin lemari es sesuai kebutuhan dan tidak terlalu rendah. Atur dengan temperatur 3–6 derajat celcius, dan untuk freezer antara 15-17 derajat celcius.
* Sebaiknya pensiunkan lemari es yang sudah terlalu tua usianya.
* Jangan membuka lemari es dalam waktu lama. Semakin sering pintu dibuka, makin besar energi listrik yang dibutuhkan.
* Letakan lemari es pada jarak 15 cm dari dinding agar proses pelepasan panas berjalan baik.
* Jangan lupa bersihkan kodensor secara teratur untuk mengurangi kerja mesin.
Penggunaan Setrika Listrik
* Pilihlah seterika listrik yang menggunakan sistem pengatur panas otomatis.
* Pada saat menyeterika, aturlah tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan pakaian yang akan diseterika.
* Biasakan menyeterika sekaligus dan hindari bolak-balik mencabut serta mencolokan kembali seterikaan ke sumber listrik.
* Bersihkan bagian bawah seterikaan dari kerak yang akan menghambat masuknya arus panas listrik
* Segera matikan seterikaan sesudah selesai digunakan atau bila akan ditinggalkan untuk mengerjakan yang lain.
* Untuk lebih hemat sebaiknya menyeterika baju dalam jumlah banyak sekali kerja, atur sesuai jenis baju yang hendak diseterika.
Tape Recorder, Radio dan Televisi
* Matikan televisi, radio dan tape recorder serta peralatan audio visual lainnya bila tidak dilihat atau didengarkan.
* Pastikan televisi, radio dan tape recorder benar-benar sudah dimatikan dari powernya, bukan dari sleep timer. Sebab penggunaan sleep timer tidak memutus aliran listrik.
* Untuk televisi gunakan remote control untuk mematikan sementara, sehingga tidak menyerap daya listrik yang besar ketika menghidupkannya kembali, dan jangan terlalu sering mematikan dan menghidupkan TV.
Menggunakan Pompa Air
* Gunakan tangki penampungan air dan menyalakan pompa air hanya bila air di dalam tangki hampir habis.
* Akan lebih baik apabila menggunakan sistem kontrol otomatis atau pelampung pemutus arus secara otomatis yang akan memutus aliran listrik ke pompa air bila air di tangki sudah penuh.
* Semakin sering pompa air dihidupkan-dimatikan maka akan semakin besar daya listrik yang dipakai.
Pemakaian AC
* Nyalakan AC seperlunya yakni jika hari benar-benar panas dan pengap.
* Sebaiknya jangan menyetelnya terlalu dingin-semakin dingin temperatus AC, semakin tinggi daya listrik yang dibutuhkan.
* Matikan segera jika sudah tidak memerlukan lagi, misalnya begitu kantor selesai jam kerja langsung dimatikan.
Menggunakan Mesin Cuci
* Sebaiknya tentukan untuk mencuci misalnya setiap 2 hari sekali
* Gunakan mesin cuci sesuai kapasitasnya, ikuti aturan pengisian air dan detergennya
* Untuk mengeringkan pakaian lebih baik lakukan secara alami dengan bantuan matahari.
Menggunakan Alat Memasak
* Gunakanlah kompor gas dan minyak tanah, karena akan lebih irit daripada kompor listrik
* Jangan nyalakan magic jar seharian penuh karena selain boros listrik juga akan membuat nasi menjadi kering dan kekuningan. Panaskan nasi ketika waktu makan hampir tiba.
Penggunaan Komputer
- Hindari komputer anda melakukan tugas-tugas berat apabila tidak benar-benar dibutuhkan seperti encoding, compiling, rendering,dst
- Jangan terlalu sering menggunakan komputer untuk bermain game, dan chating di internet.
- Kurangi device-device yang terhubung apabila tidak benar-benar dibutuhkan.
- Aktifkanlah power management/standby mode pada cpu maupun monitor .
- Gunakan monitor LCD, karena lebih irit listriknya daripada monitor tabung
- Matikan komputer apabila sudah tidak diperlukan lagi, atau ditinggal pergi lama. Apabila hanya ditinggal sesaat, setidaknya matikan monitor, dan buat cpu stand by.
- Selalu gunakan stabilizer agar asupan listrik menjadi stabil.
Mencegah Bahaya Listrik
1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
2. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
3. Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
6. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
7. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuk jaringan listrik.
8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah jaringan listirk
Tambahan dari gw kalo beli peralatan elektronik cari yg ada tulisan save Energy Rating yg tinggi,yg bergambar bintang2 itu loh /no1
