• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Satu dari 10 Pengguna Internet Tertipu

Handyplast

IndoForum Beginner D
No. Urut
10814
Sejak
29 Jan 2007
Pesan
608
Nilai reaksi
219
Poin
43
Satu dari 10 Pengguna Internet Tertipu

London (ANTARA News) - Satu dari setiap 10 pengguna Internet menjadi korban penipuan "online" pada tahun lalu dan rata-rata setiap orang tertipu 875 pondsterling, kata suatu survai, Senin.

Banyak yang tidak melakukan langkah dasar untuk melindungi diri saat "online" dan kurang dari setengah petanggap merasa bertanggungjawab secara keseluruhan atas keamanan mereka selama menggunakan Internet.

Enam persen mengalami penipuan saat berbelanja "online", empat persen mengalami penipuan umum dan tiga persen menjadi korban kejahatan terhadap perbankan atau kartu kredit.

Survai terhadap 2.400 orang itu dilakukan "YouGov for Get Safe Online", kelompok bentukan pemerintah, polisi dan perusahaan swasta untuk mengampanyekan keamanan saat menggunakan Internet.

"Kita ingin pengguna berhati-hati saat menggunakan internet, sama seperti jika melakukan transaksi di jalan, misalnya, tidak memberitahu rincian bunk atau `password`," kata Menteri Sekretaris Kabinet Pat McFadden.

Hampir setengah dari petanggap mengatakan tidak punya perlindungan terhadap "spyware", piranti lunak komputer, yang secara rahasia mengumpulkan data pribadi saat orang menggunakan Internet.

Seperlima petanggap mengatakan telah mengirim balasan dari pesan "spam" dan 10 persen petanggap meng-"klik" "link" Internet terhubung dengan surat elektronik "spam".

Hampir seperempat petanggap mengatakan semua "password" mereka sama, sedangkan lima persen menggunakan "password" sama untuk setiap laman lokamaya.

Tony Neate, direktur Get Safe Online, mengemukakan, semua orang harus lebih banyak bertindak untuk mencegah penipuan.

"Jika kita memberi perhatian lebih besar untuk melindungi data `online` pribadi, kita dapat mengurangi sebagian besar kejahatan ini," katanya.

"Pesan kami adalah setiap orang harus mengambil lebih banyak tanggung jawab untuk keamanan `online` kita," katanya.

Hampir setengah petanggap merasa bertanggungjawab atas keamanan "online" mereka. Setiap satu dari enam pengguna berpendapat adalah tanggungjawab bunk untuk melindungi data mereka dan 13 persen mengemukakan penyedia layanin Internet juga harus dikenai tanggungjawab.

Lebih dari tigaperempat berpendapat harus ada pelajaran di sekolah untuk membantu anak-anak agar tetap aman selama berinternet, demikian Reuters.(*)
 
wew ada aja yg kna spyware /swt
pk anti spy dunk /gg /gg /gg
 
Klo bisa si ga usah gunakan kartu kredit di warnet atau tempat2 umum... biar lebih aman dan mencegah hal2 yg tak di inginkan.../no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.