• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Saraswati, Boleh Baca Buku Ga ya ???

unfaith12

IndoForum Newbie D
No. Urut
60160
Sejak
28 Des 2008
Pesan
110
Nilai reaksi
0
Poin
16
Kan baru aja nih kita merayakan hari raya saraswati.
Satu hal yang masih mengganjal di pikiran gw, apakah kita benar2 ga boleh baca buku pada saat saraswati (seperti kata bapak n ibu gw dirumah) atau sebenarnya boleh dengan syarat-syarat tertentu.
Ditunggu masukan dari temen2 semua....

terimakasih sebelumnya
maaf kalo repost (maklum saya orang baru disini)
 
Kan baru aja nih kita merayakan hari raya saraswati.
Satu hal yang masih mengganjal di pikiran gw, apakah kita benar2 ga boleh baca buku pada saat saraswati (seperti kata bapak n ibu gw dirumah) atau sebenarnya boleh dengan syarat-syarat tertentu.
Ditunggu masukan dari temen2 semua....

terimakasih sebelumnya
maaf kalo repost (maklum saya orang baru disini)

Sangat Boleh

Dengan tujuan benar2 mencari Ilmu pengetahuan :D
 
Emang ada klo baca buku nggak dapet pengetahuan?..

oh iya.. nanya donks sekalian,

banyu Pinaruh artinya apa?, kenapa namnya Banyu Pinaruh?, siapa yang namain Itu, kenapa harus kelaut?, Ngapain aja klo Banyu Pinaruh?.

Om Shanti Shanti Shanti Om
 
gw setuju banget kalo boleh baca buku.

tapi kata orang-orang tua di Bali.
Baca buku dilarang waktu saraswati.
besoknya pas udah banyu pinaruh baru boleh buka buku.

Pastilah mereka punya dasar kuat kenapa baca buku dilarang.
adakah landasan dari kitab suci Weda yang dapat menjelaskan semuanya ?
 
gw setuju banget kalo boleh baca buku.
tapi kata orang-orang tua di Bali.
Baca buku dilarang waktu saraswati.
besoknya pas udah banyu pinaruh baru boleh buka buku.

Pastilah mereka punya dasar kuat kenapa baca buku dilarang.
adakah landasan dari kitab suci Weda yang dapat menjelaskan semuanya ?

Hindu Dharma merayakan Hari Saraswati yang jatuh pada tanggal 3 Januari 2009, Banyupinaruh tanggal 4 Januari 2009, Coma Ribek tanggal 5 Januari 2009, Sabuh Mas tanggal 6 Januari 2009, dan Pagerwesi tanggal 7 Januari 2009.

Hari Saraswati merupakan langkah awal untuk melatih diri disiplin kerohanian yang dimulai saat perayaan Saraswati dan puncaknya saat perayaan Hari Pagerwesi.

Jika pikiran telah suci, perkataan dan perbuatan anggota badan yang lain mengikuti atau tersucikan.

SARASWATI adalah Hari raya memperingati turunnya Devi Sarasvati sebagai shakti Deva Brahma (manifestasi Hyang Widhi sebagai pencipta) yang memberikan kemampuan berpikir kepada umat manusia.

Para ahli Veda menyatakan bahwa bersamaan dengan kemampuan manusia berpikir, di wahyukanlah Veda sebagai jalan hidup umat manusia sepanjang zaman, sehingga Hari Sarasvati juga dianggap sebagai tonggak sejarah awal dari secience & technology
(iptek) yang kemudian berkembang pesat mewujudkan kesejahteraan bagi umat manusia.

Pada hari ini dilakukan penyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan, hendaknya melakukan persembahyangan sebelum tengah hari.

Sarana ilmu pengetahuan seperti kitab suci, pustaka lontar-lontar atau buku-buku disucikan kembali dan dilarang dibuka atau dibaca sembarangan. Pada hari turunnya ilmu pengetahuan itu juga dilarang membunuh (menghapus, mencoret atau merusak) aksara.

Dengan kelebihan manusia memiliki sarana ilmu pengetahuan itu, manusia hendaknya menyadari sehingga mampu terus memacu diri untuk belajar mengisi dan mengembangkan kemampuan mencari teknologi yang bisa mensejahterakan kehidupan dan menghindarkan diri dari malapetaka dan kehancuran.

Patut pula disadari bahwa manusia akan mencapai kebahagiaan lahir bathin hanya bila ia menguasai Iptek dan menggunakannya di jalan dharma.

''Ilmu pengetahuan dan teknologi diciptakan dan dikembangkan, jangan untuk menghancurkan sesama dan alam semesta. Sebaliknya dimanfaatkan untuk tujuan yang positif"


@Made Suryadi Artana
banyu Pinaruh artinya apa?, kenapa namnya Banyu Pinaruh?, siapa yang namain Itu, kenapa harus kelaut?, Ngapain aja klo Banyu Pinaruh?.
BANYU PINARUH, bermakna sebagai air (banyu) pengetahuan (pinih-weruh), yakni ilmu pengetahuan diibaratkan bagaikan air yang serba guna. Perayaan dilakukan menuju laut atau ke mata air terdekat yang dianggap suci.


Pada umumnya dihari Banyupinaruh kita melaksanakan pensucian/metirthayatra ke laut atau ke sumber-sumber mata air, danau, sungai yang dianggap suci. Disamping itu melakukan upacara pensucian diri dengan simbol sajen Prayascita.


kenapa harus kelaut?

Sarana pensucian yang utama adalah air dari sungai Gangga, dan karena kita tidak mungkin bisa setiap saat mandi di sungai Gangga, sedangkan keyakinan pengetahuan bahwa sungai Gangga bermuara di laut, dan laut diseluruh dunia adalah menyatu, maka segala air di dunia sudah disucikan oleh sungai Gangga.
 
wah... makasi atas infonya,

Sarana ilmu pengetahuan seperti kitab suci, pustaka lontar-lontar atau buku-buku disucikan kembali dan dilarang dibuka atau dibaca sembarangan. Pada hari turunnya ilmu pengetahuan itu juga dilarang membunuh (menghapus, mencoret atau merusak) aksara.

kalo bisa tolong di kasi sumber yang mengatakan hal seperti itu....
thanks
 
@all

gw sih pas hari Saraswati baca buku kayak biasa..
ehm soal dilarang baca buku oleh tetua Hindu mungkin karena waktu hari raya Saraswati semua pustaka termasuk majalah 'Hai' juga disembahyangi, hehehe...
kalo dibaca trus yg dibanteni apa???
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.