• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sangkur Satpol-PP Ditarik, PTS Terancam Dipecat

Creationz

IndoForum Junior E
No. Urut
6396
Sejak
10 Sep 2006
Pesan
1.516
Nilai reaksi
261
Poin
83
* Soal Tawuran Pegawai di Pemkab Luwu

BELOPA – Insiden tawuran antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu benar-benar membuat marah Bupati H Basmin Mattayang. Ia langsung memerintahkan Asisten Bina Aparatur (Asisten III) Pemkab Luwu, H Lahmuddin, SH, MH untuk mengusut tuntas kasus yang melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dengan pegawai sekretariat pemkab itu.Kepada Fajar, Lahmuddin menyebut, Bupati Basmin sudah menginstruksikan agar insiden yang terjadi di saat apel persiapan pulang itu, ditangani secara serius. Siapapun yang terlibat, kata Basmin, harus dikenakan sanksi tanpa pandang bulu.

Seperti diberitakan harian ini kemarin, puluhan personel Satpol-PP, Rabu 28 Maret, terlibat bentrok dengan pegawai di lingkungan Pemkab Luwu. Tidak ada korban jiwa, namun dua pegawai dilaporkan mengalami luka akibat terkena pukulan anggota Satpol-PP. Insiden ini berawal dari sikap anggota Satpol yang dinilai kurang bersahabat saat melakukan absensi peserta apel.

Menurut Lahmuddin, bupati juga sudah meminta seluruh unit kerja Pemkab Luwu, untuk mengikuti rapat khusus guna membahas insiden itu. “Saya telah berkoordinasi dengan Bagian Organisasi untuk mengundang seluruh unit kerja mengikuti rapat yang akan dipimpin langsung bupati, dalam waktu dekat ini,” kata Lahmuddin.

Untuk itu, lanjut mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Luwu ini, pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis, untuk menangani tawuran PNS tersebut.

Namun, katanya, sebelum memberikan sanksi kepada PNS yang terlibat insiden itu, pihaknya akan
menyelidiki sejauhmana dan apa yang menjadi penyebab tawuran antara anggota Satpol-PP dan PNS umum itu.

“Sanksi bagi yang bersalah sudah jelas ada. Cuma, sebelum jelas duduk perkara dan penyebabnya, kita belum bisa memutuskan bentuk sanksinya,” katanya.

Sementara itu, Kasat Satpol-PP Luwu, Sahidin Bakti menyatakan, insiden antara anggota Satpol-PP dan PNS umum itu, masih ditangani pihaknya. “Saya akan mengambil langkah tegas terhadap anggota saya yang terlibat dalam tawuran itu,” tegasnya.

Selain itu, tegas Sahidin, beberapa anggota Satpol-PP yang masih berstatus tenaga sukarela (PTS) yang terlibat dalam tawuran itu, akan dipecat. “Sedangkan mereka yang berstatus PNS akan diserahkan kepada Bawasda untuk ditangani lebih lanjut,” katanya.

Menurut Sahidin, mulai Kamis kemarin, pihaknya menarik seluruh senjata tajam jenis sangkur yang dipegang anggota Satpol-PP. “Kita akan pecat anggota yang terlibat dalam bentrok itu, apalagi mereka ini baru sebatas tenaga sukarela,” ujarnya kemarin.

Jumlah personel Satpol-PP Luwu sebanyak
130 orang. Diantaranya, sebanyak 21 orang berstatus PNS, 53 masih berstatus honorer, dan sisanya mengabdi sebagai PTS atau tenaga sukarela.

Terlepas dari insiden memalukan itu, Sahidin menjelaskan, Satpol-PP mendapat tugas dari bupati, untuk mengabsensi PNS dalam lingkup Pemkab Luwu setiap apel pagi dan apel siang.

Selain itu, Satpol-PP mendapat tugas menertibkan PNS yang tidak ikut apel, termasuk berkeliaran di luar kantor saat jam kantor untuk menertibkan jam kerja.

Namun, saat anggota Satpol-PP melaksanakan tugas tersebut, beberapa PNS tidak menyukainya, sehingga ada yang mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak senonoh. Akhirnya, mendengar kata-kata tak senonoh itu, anggota Satpol-PP akhirnya tersinggung, sehingga terjadi bentrokan fisik. “Sebagai atasan langsung Satpol-PP, saya menyesalkan kejadian ini,” katanya.
 
udh d masukin ke play group lagi aja deh tuh para pejabat d indo baik d tingkat atas maupun bawah /pif
 
kaya anak SD aja nih pada ribut mulu..... bukannya mengembat amanat rakyat baik2..../swt /swt /swt
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.