• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sang Putri dan Olala Sex

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Sang Putri dan Olala Sex
Nyi Dch - Kanada

Hai semua kawula jumpa lagi nih sama cerita gado-gado Nyi Dch. Semoga gado-gadonya nggak kepedesan dan rasanya tetap mantap buat disantap. Seperti biasa Nyi bercerita tentang hal-hal yang sedang heboh ataupun sedang menjadi trend ditaman sari putri Zena.

Ok kita mulai yah, kenapa Nyi memberikan judul Olala Sex. Karena kedahsyatan Sex memang ruar biasa. Nggak pernah bosan orang dibuatnya. Hal-hal yang berbau sex tetap dinikmati malahan digemari. Begitu juga ditaman sari ini. Walaupun ada beberapa saat masalah tentang Sex sempat mereda, akhirnya kembali menjadi hot item. Kawula semakin asyik asyik membicarakan hal ini. Sampai-sampai Sex ditinjau dari berbagai sudut disiplin ilmu oleh para pakarnya, seperti :

  1. Yang ahli kimia bilang : O2 + H2 + Mn = Oohh Mau Nambah
  2. Ahli Fisika juga bilang : Semakin ditekan daya yang akan dihasilkan semakin kuat. Juga disambung dengan rumus E=MC2 (Euanak Mau Coba Mau Coba lagi ah)
  3. Ahli Biologi nggak mau kalah : Sex itu adalah kebutuhan biologis (tuhkan ada kata biologinya).
  4. Ahli matematika menambahkan : 4 X 4 = 16 sempat nggak sempat ya disempatkan dong mas.
  5. Ahli Kesehatan : Menurut research melalukan sex 2X seminggu dapat meningkatkan system kekebalan tubuh. Tubuh jadi nggak gampang terkena flu. Coba bayangkan kalau dilakukan setiap hari mungkin akan membuat tubuh benar-benar kebal, nggak mempan ditusuk senjata tajam keren kan tuh kayak gatot kaca.
  6. Ahli Olahraga : Dalam melakukan sex kalori yang terbakar sama seperti kita melakukan olahraga tennis. So dibanding beli raket tennis yang mahal belum lagi sewa lapangannya, mendingan ngesex aja dirumah, murah meriah dan tubuh akan sehat bugar.
  7. Ahli Kejiwaan : Dengan melakukan sex selain membuat kita terhindar dari stress juga membuat jiwa kita selalu muda. Bener nggak tuh Ki Wesewesewes.
  8. Mbah dukun, paranormal dan teman-temannya : Apabila anda ingin disayang suami kunci utamanya bukan dengan pasang susuk sebanyak-banyaknya, tapi dengan menjaga kamar anda agar selalu menggelora. Kalau belum tahu caranya, ya boleh nanti mbah Dukun ajari cara mempraktekkannya.

Taman sari putri Zena pun tambah hidup saja semakin hari. Apalagi dikalangan kaum wanitanya juga didengung-dengungkan tentang persamaan hak dan era keterbukaan. Sehingga kini ditaman sari banyak kaum wanitanya berbusana lebih terbuka sesuai dengan era keterbukaan kilah mereka. Maka bermunculanlah model-model kebaya baru dengan model you can see kelek dan you can see udel. Belum lagi kebaya dengan potongan dada rendah dan kebaya dari bahan lycra yang bisa menempel ketattattat dibody memperlihatkan lekuk keterbukaan sang wanita. Juga pada pemakaian celana dalam dan bra jenis kuno udah nggak in lagi berganti dengan celana dalam berbentuk g-string ataupun thong sehingga sekarang bemper belakangan para wanita kawula taman sari berbentuk indah menggunung dalam balutan kain batik tanpa keliatan lagi tonjolan berbentuk segitiga. Begitu juga dengan bra, dengan diciptakannya push up bra membuat bukit-bukit para wanita kelihatan subur gemah rempah loh jinawi dibalik minimnya bahan kebaya yang mereka gunakan. Tapi ada bagusnya lho era keterbukaan ini, membuat kita para wanita bisa mengirit bahan kebaya. Dan ini juga terjadi pada para pria ditaman sari, mereka yang menyebut dirinya pria metro seksual (metro seksual lho bukan metro mini ini sih beda banget) sudah mulai mencoba menggantikan boxer mereka dengan g-string.

Yah tapi itulah terkadang keterbukaan terlalu terbuka, euphoria yang kebablasan. Semua semua serba bebas, bebas mengeluarkan pendapat, bebas berbicara, bebas berpakaian, bebas beradu argument, bebas bertengkar, bebas menghujat, bebas mengorok ditempat umum lho???, bebas mengeluarkan anggauta badan (hahaha yang ini nggak deng). Hal ini membuat gemes Ki Assmunii dari propinsi Virginkah Nia, salah seorang kenalan dekat putri yang kebetulan dititipi taman sari oleh putri Zena yang sedang berlibur untuk beberapa saat.

Ki Assmunii pikir, walah nggak beres ini, kok pada seenak-enak udelnya begini nih, harus diterapkan peraturan kalo begitu. Maka Ki Assmunii pun mengeluarkan mandat yang isinya : Para kawula mulai saat ini diharuskan berbicara dan bertingkah laku sopan. Bebas boleh bebas tapi bebas yang masih dalem pakem. Sekarang pembicaraan harus pada tempatnya. Apabila membicarakan perihal kamar tidur, posisi tidur dan posisi meniduri ataupun ditiduri harus berada didalam kamar tidur jangan ditengah-tengah pasar ataupun diwarung kopi. Apabila membicarakan perihal masak memasak berikut bahan masakan seperti pisang, terong dan ketimun ya juga harus pada tempatnya yaitu didapur. Belum lagi yang suka tiba-tiba tidur ataupun ketiduran ditengah-tengah taman sari mbok ya pulang kerumah dan tidur dikamar sendiri (kalo hal ini dikarenakan yang suka tidur, tidurnya mengorok jadi mengganggu kawula yang lain).

Mandat dari Ki Assmunii itu langsung membuat heboh seputaran taman sari. Banyak yang tersadar akan kesalahannya selama ini, banyak juga yang saling menyalahkan antara kawula. Banyak yang sibuk mengoreksi diri dan juga banyak yang sibuk mengoreksi kawula yang lain. Bahkan banyak yang menyalahkan Ki Assmunii, ealah Ki baru dititipi taman sari sebentar aja udah bikin peraturan sendiri. Tapi banyak juga yang mengelu-elukan dan setuju dengan mandat Ki Assmunii. Malahan ada yang bilang Ki Assmunii pahlawan kita, pendekar yang kita tunggu-tunggu dalam menegakkan peraturan. Walah pokoke taman sari kembali rame, kembali bergejolak.

Semenjak mandat tersebut keluar dan peraturan diterapkan memang terlihat taman sari yang teratur dan tenang. Tapi kok ya jadi berkesan agak sepi yah. Di warung kopi dipojokkan taman sari tempat biasa kumpul-kumpul para kawula juga terlihat agak lain. Ya semenjak peraturan diterapkan nggak ada lagi kawula yang berbincang-bincang tentang sex ataupun saling menggoda diwarung kopi ini. Karena memang pembicaraan harus seputar tentang warung kopi dan kopi itu sendiri nggak boleh melenceng kehal-hal yang lain. Nyi cuman mendengar ada kawula yang bertanya, “enak mana sih kopi robusta apa kopi Arabica. Dijawab oleh Nyi Thia Saharawati, ”yang paling enak ya Arabica dong, strong rasanya. Salah ah enakan juga Java kopi. Sudah terkenal diseluruh dunia lho Java kopi, balas Nyi Phie Mayasaribakti. Yang dibalas oleh Ni Bintang Tujuhcekotcekot, “ uuhh expresso italiano yang paling yahud, secangkir kecil udah bikin big O. “Lho emang minum kopi bisa bikin big O”, tanya saya. Maksud saya big O itu Oalah eunak tenan, gitu loh Nyi Dch.

Tapi namanya juga hanya membahas masalah kopi ya dari itu ke itu aja, sementara para kawula kangen untuk berbicara hal-hal lainnya, ya masalah kasur ya masalah tempat tidur ya masalah posisi. Apalagi sedang heboh-hebohnya cerita mengenai sex in the kost. Eitss maksudnya bukan sex dengan bapak kost lho hihihi, ini berbeda yang mau tau seperti apa sex in the kost itu ya silahkan dibaca sendiri artikelnya Ni Lembayung Dipinggirkali, tapi disarankan buat yang punya penyakit jantung resiko ditanggung sendiri begitu juga buat yang lagi ngejomblo soalnya Nyi sendiri ngerasa deg deg sir asoy sih pas baca intronya.

Sehingga kekecewaan yang tersimpan dihati kawula karena adanya larangan Ki Assmunii itu makin membesar dan puncaknya banyak kawula yang berdemo dan protes. Kami ingin taman sari seperti yang dulu… kami ingin kebebasan … kami ingin kepuasan… (lho kepuasan apa nih?)

Gelombang protes yang ditunjukkan para kawula membuat Ki Assmunii tambah gemes, pasalnya banyak kawula yang marah dan memaki-maki membuat Ki Assmunii yang sensitive (menurut pengakuan beliau sendiri lho) menjadi patah arang dan nggak bersemangat lagi untuk mengurus taman sari. Sampai akhirnya sang Putri kembali ketaman sari setelah menghabiskan liburannya. Sang putri agak kaget, “lho ada apa ini, ada apa lagi ini” serunya.

Setelah sang Putri menyimak permasalahan yang ada sang putri pun hanya tersenyum seraya berkata, “oh ini sih hanya badai kecil ditaman sari, sudah biasa kok begini, ya udah semua pihak kembali seperti semula lagi yah, dan dengan ini Putri nyatakan kalau ditaman sari ini kawula bebas untuk berekspresi”. Bla bla bla masih panjang lagi isi pidato kepulangan sang Putri. Sang Putri yang mengetahui sedang trendnya era keterbukaan ditaman sari juga memperbolehkan para kawula untuk telanjang (dikamar masing-masing lho ya) iyalah kalau telanjang dikamar orang lain apalagi dihalaman taman sari wualah bisa celaka dong.

Selanjutnya keadaan taman sari kembali pulih seperti semula. Mulai kembali terlihat muka-muka ceria para kawula. Disegala sudut taman sari terdengar kembali ramai oleh gelak tawa, goda menggoda, hina menghina semua komplit jadi satu membuat taman sari yang satu ini memang lain dari yang lain. Saya lihat dipojokkan taman sari Pendekar Yandugem, si Ksatria Berkolor Hitam yang merupakan adik seperguruan dari Ksatria Baja Hitam atau lebih ngetop dengan panggilan Ksatria hurahura (ampun banyak amat sih namanya nih) sedang asyik membicarakan tentang koleksi g-stringnya kebeberapa kawula. Ada yang warna warni, ada yang bermotif seperti motif macan tutul, motil zebra, motif pelangi dan ada juga yang glow in the dark.

Sementara itu diujung lain Ada Nyi Ria Gembiraloka yang lagi berbincang dengan beberapa kawula. “Wah asyik deh semalem saya coba posisi baling-baling bambu”. “Eh posisi suling bambu kali” balas Pendekar Dangdut. Diujung lain juga Nyi lihat Perjaka Tingtong sedang asyik bla bla bla, “Love and Lust ibarat makan sate kambing... kalo love harus melihara dari anak sampe gede, motong kambingnya, baru bakar, kemudian makan. Kalo lust, tinggal panggil tukang sate yang lewat. “Ah ada lagi analoginya si Perjaka Tingtong ini, balas Paman Patih JC. Nyi yang tadinya kurang mudeng langsung terkaget, hah apa anal sama kambing? “Bukan nyi, bukan” jawab Kangmas Baja yang ikutan nimbrung, maksudnya analogi tentang love and lust yang dimetaforkan dengan kambing, gitu lho. Oh, nyi baru paham deh sekarang.
 
howalaha... bisa aja ngelesnya...sex yah sex, rada ribet bacanya

terbukti kan siapa yang ngepost ttg sek, bikin gosip aja neh bu preman
 
apa hubungannya sex dengan bu preman.....

wekekeke... emang cewek gak boleng ngomongin sex.... parah nih Om Pinna.... boleh boleh aja kali.... sex kaya gitu mah masih sebatas pembahasan yang bisa jadi mendidik bagi orang yang mau melihatnya dari kaca mata untuk mengambil unsur mendidiknya....

lagian, itu artikel sifatnya metafora kok... taman sari adalah metafora dari apa... sex juga metafora dari apa... bahkan kambingnya juga metafora....
 
klo pinna kan cowok linda makanya dia ga tabu ngomongi sex /gg /gg
 
waduh pusing gw bacanya, terlalu banyak plesetan dan perumpamaan @_@
emang gado2 critanya sesuai judulnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.