Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kali ini TS akan membahas tentang si "Bagong" ini, yg kebetulan masih dipakai di satuan TS, khususnya satuan pendidikan.
Dari segi usia, truk buatan Jerman ini kira-kira seangkatan dengan truk REO M35 buatan Amerika Serikat. Namun karena punya keterbatasan dalam melibas medan berat & usia yg sudah renta, Mercedes Benz LA911 atau yg kondang disebut Truk Bagong kini sudah bertatus purnawira, ada pun TNI masih mengpakai beberapa unit secara terbatas sebagai sarana latihan untuk awak perbekalan & angkutan.
Seperti pada ajang Marinir Fair 2017 yg berlangsung di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, pertengahan November lalu, diantara ragam alutsista Korps Baret Ungu, terpakir di salah satu sudut sosok truk Bagong dengan cat loreng. Tidak adanya plat nomer menyiratkan truk ini memang sudah tak lagi dipakai. Di dekade 70-an hingga pertengahan 90-an, truk Mercedes yg terkendal dengan hidung pesek ini memang populer di Tanah Air. Selain banyak dipakai sebagai kendaraan niaga, varian Mercedes Benz LA911 juga didapuk sebagai truk angkut standar di ketiga matra TNI & Polri.
Berbeda dengan REO M35, Mercy Bagong pada masanya tak dipakai untuk menarik merian, perannnya lebih banyak untuk angkut punggawa & logistik. Merujuk dari sejarahnya, truk dengan mesin diesel direct Injection OM352 enam silinder 5700cc ini diproduksi perdana kali pada tahun 1959, & mulai didatangkan ke Indonesia pada pertengahan tahun 1970-an. Varian yg didatangkan ke Indonesia adalah model 1113/1313 dengan kapasitas 7,5 ton, 15 ton, 19 ton & 21 ton.
Dengan kekuatan mesin 130HP, Mercedes Benz 911 berpenggerak 44 dapat melaju dengan laju maksimum 100 km per jam. Khusus untuk pangsa pengguna militer, kemudian turunan Mercy Bagong diwujudkan sebagai kendaraan taktis (taktis) dengan label Mercedes Benz LG1519, yg tak lain versi militer dari truk Mercedes L series yg cuma di produksi di Brasil. Truk ini terlahir pada tahun 1970 an untuk memenuhi kebutuhan truk angkatan bersenjata Brazil, fungsi utama dari truk ini adalah untuk menarik Artileri Meriam M114 & sebagai transporter alat berat batalyon teknik
Boleh dibilang LG1519 terlahir sebagai pesaing berat REO M35, namun sayangnya varian militer dari truk Bagong ini tidak ada di Indonesia. Mencari sosok Mercedes Benz 911 saat ini ibarat susah-susah gampang, debutnya sudah lama tergeser oleh truk-truk keluaran baru yg lebih modern. Kalau pun masih ada, itu pun dapat ditemui di pelosok. Namun bagi Anda yg tak sabar harap melihat truk Bagong, ada satu unit yg jadi display di Museum Angkut, Batu, Malang. Secara biasa Mercedes Benz 911 punya panjang 6,6 meter, lebar 2,45 meter & tinggi 3,2 meter. Selain di Indonesia truk ini juga sangat terkenal di luar negeri, di negara-negara seperti irak, afrika, & amerika selatan truk ini masih tersebar dengan jumalah sangat banyak, bahkan di luar negeri produksi truk ini masih berlanjut hingga tahun 1995, dengan berbagai penambahan seperti AC, ABS maupun fitur-fitur truk modern lain.
sumber tulisan :https://www.indomiliter.com/mercede...adi-raja-truk-sipil-dan-militer-di-indonesia/
Untuk satuan TS sendiri, si Bagong masih status aktif, khususnya untuk pergesran punggawa & sebagai materiil latihan kepada siswa. Untuk tanjakan, si Bagong masih jangok, karena perawatan & juga mekanik montir tangguh di Kompi TS. Untuk pergeseran punggawa jarak jauh juga sanggup sebenarnya, cuma yg cukup melelahkan adalah driver. Truk ini jauh dari kara Power Steereng, artinya otot yg bekerja apalagi di medan berliku-liku. Makanya kalau sudah mengemudi rasanya otot lengan udah mau copot aja hehehe
Hari ini 19:51