• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Sandy Mengancam, AS Nyatakan Keadaan Darurat

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Qt6n.jpg

Pemilihan presiden tinggal delapan hari lagi, tetapi ancaman badai Sandy membuat kedua kandidat presiden harus melupakan sejenak kampanye mereka dan berusaha menunjukkan perhatian penuh mereka atas bencana yang akan menerjang pesisir timur AS itu.

Terlebih lagi, sebagian warga AS masih ingat dengan jelas saat badai Katrina menghancurkan New Orleans pada 2005 lalu. Cara pemerintah federal yang saat itu dipimpin George W Bush menangani bencana banyak dianggap sebagai sebuah kegagalan.

Meski kekuatan Sandy tak sedahsyat Katrina, badai ini akan menghantam kawasan yang jauh lebih luas dibanding Katrina, apalagi diramalkan akan bercampur dengan angin dingin dari Kanada sangat mungkin membentuk apa yang disebut sebagai "badai yang sempurna".

Presiden Barack Obama sudah menyatakan keadaan darurat agar bisa mengucurkan danang bencana untuk negara bagian New York, Massachusetts, Connecticut, Maryland, Washington DC, New Jersey, Pennsylvania, dan Rhode Island.

"Tak diragukan lagi pasti akan jatuh korban jiwa," kata Gubernur Maryland, Martin O'Malley, kepada wartawan, sembari mengatakan intensitas badai Sandy sangat mungkin menghasilkan hantaman ombak raksasa.

Ramalan cuaca memperingatkan bahwa di pelabuhan New York dan Long Island akan menghadapi ombak setinggi lebih dari tiga meter ditambah gelombang pasang akibat bulan purnama.

Sementara itu, Pentagon mengatakan sebanyak 1.400 personel Garda Nasional siaga penuh, sementara 60.000 personel lainnya siap bertugas kapan saja. Selain itu, sebanyak 160 helikopter disiapkan untuk melakukan tugas penyelamatan dan penanggulangan bencana.

Di New York dan Washington, semua sekolah diliburkan, para pekerja memilih diam di rumah, dan seluruh layanin transportasi publik dihentikan sehingga membuat jalanan kota terasa sangat lengang.

Pemerintah New York memerintahkan evakuasi terhadap 375.000 orang yang tinggal di dataran rendah. Ancaman badai juga membuat bursa saham New York, Nasdaq, dan bursa berjangka di Chicago tutup pada Senin (29/10/2012) dan kemungkinan tetap tutup pada Selasa.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.