Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kabar buruk datang dari Papua. Salju abadi di Puncak Jaya Wijaya terancam punah.
Salju abadi yg berada di Puncak Jaya Papua merupakan hal yg berharga buat Indonesia. Pasalnya, adanya salju di negara tropis merupakan fenomena yg langka.
Hadirnya salju ini tak terlepas dari suhu rendah di Puncak Jaya. Pada siang hari, suhu di sana mencapai 15 derajat Celcius. Sementara di malam hari mencapai 5 derajat Celcius.
Dengan suhu yg rendah ini, Puncak Jaya bahkan dinobatkan sebagai daerah terdharap di Indonesia. Di sana juga terdapat tutupan es yg disebut salju abadi.
Sayangnya, tutupan es itu perlahan menghilang. Salju abadi tersebut bahkan terancam punah karena terus menerus meleleh. Setiap tahun, salju di Puncak Jaya Wijaya meleleh dengan rata-rata kedalaman 2 meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, & Geofisika (BMKG) menjelaskan, ketebalan es yg tersisa pada Desember 2022 cuma 6 meter. Pencairan es itu diakibatkan perubahan iklim.
Hal itu diperburuk dengan El Nino kuat yg melanda Indonesia pada 2015-2016. El Nino ini memicu suhu permukaan jadi lebih hangat.
Hari ini 14:32
Salju abadi yg berada di Puncak Jaya Papua merupakan hal yg berharga buat Indonesia. Pasalnya, adanya salju di negara tropis merupakan fenomena yg langka.
Hadirnya salju ini tak terlepas dari suhu rendah di Puncak Jaya. Pada siang hari, suhu di sana mencapai 15 derajat Celcius. Sementara di malam hari mencapai 5 derajat Celcius.
Dengan suhu yg rendah ini, Puncak Jaya bahkan dinobatkan sebagai daerah terdharap di Indonesia. Di sana juga terdapat tutupan es yg disebut salju abadi.
Sayangnya, tutupan es itu perlahan menghilang. Salju abadi tersebut bahkan terancam punah karena terus menerus meleleh. Setiap tahun, salju di Puncak Jaya Wijaya meleleh dengan rata-rata kedalaman 2 meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, & Geofisika (BMKG) menjelaskan, ketebalan es yg tersisa pada Desember 2022 cuma 6 meter. Pencairan es itu diakibatkan perubahan iklim.
Hal itu diperburuk dengan El Nino kuat yg melanda Indonesia pada 2015-2016. El Nino ini memicu suhu permukaan jadi lebih hangat.
Hari ini 14:32