• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Salah Suntik, Mr 'P' Ramadhan Jadi Bengkak

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Ingin memuaskan istri, malah derita yang didapat. Itulah yang dialami Ramadhan, 37 tahun. Kelamin warga Desa Mandala, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, ini bengkak hingga sebesar mangkok gara-gara menyuntikkan cairan minyak rambut ke kelaminnya.

Bapak tiga anak ini menuturkan, ide menyuntik buah zakarnya dengan minyak rambut ini didapatnya dari cerita teman-temannya selama menghuni Rumah Tahanan Kabupaten Sampang. Ramadhan ditahan selama 32 hari atas kasus kecelakaan. Menjelang keluar, kata dia, teman-teman sesama tahanan memberikan tip untuk membesarkan penis agar bisa memuaskan istri, yaitu dengan menyuntikkan minyak rambut ke penis.

Awalnya, Ramadhan mengaku tidak mau menggubris. Tapi, setelah bebas, tip itu menghantui pikirannya. Akhirnya, dengan niat memuaskan sang istri, dia pun menyuntikkan cairan minyak rambut.

Hasilnya baru dirasakan sepekan kemudian. Lambat laun, Ramadhan merasa penisnya kian membengkak hingga sebesar mangkok. “Jangankan memuaskan istri, 'anu' saya malah tidak bisa dipakai,” katanya, Sabtu, 4 Februari 2012, kepada wartawan.

Kini, demi menormalkan kembali penisnya, Ramadhan memilih dirawat di Rumah Sakit Daerah Pamekasan. Namun, menurut istrinya, Sulalah, 30 tahun, ada kabar buruk. Tim dokter di rumah sakit Pamekasan tidak mampu menyembuhkan penyakit suaminya. “Kami malah dirujuk ke Surabaya,” ujarnya.

Sulalah mengaku tidak berani merujuk suaminya ke Surabaya karena, setelah tanya kanan-kiri, biaya untuk menyembuhkan penis suaminya membutuhkan danang sebesar Rp 37 juta. Sulalah hanya bisa pasrah karena dirinya tidak mungkin memiliki uang sebanyak itu. “Kami berharap mudah-mudahan ada bantuan dan keringanan,” katanya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.