pongee
IndoForum Newbie F
- No. Urut
- 78746
- Sejak
- 27 Agt 2009
- Pesan
- 20
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 1
Bardhono (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pemuda yang dalam waktu dekat akan menghabiskan masa lajang-nya dengan mengawini gadis sedesanya didaerah Kretek, mBantul .....
Sebagai pemuda yang masih kencur dalam hal "The Art of Sex" dan "How to
Satisfy Your Wild Desire", maka ia ingin dapat ilmu dari orang-2 yang dianggap pintar dalam urusan sex .........
Bak Joko Tingkir, pergilah dia ke Imogiri, naik kapal kayu menyusuri sungai ASRI Pak-De-nya ... Lurah Imogori.
Ya tau sendiri, kalau Lurah mesti pengalaman dan memiliki jam terbang yang jauh lebih tinggi ....
Setelah acara basa-basi terjadilah percakapan :
LURAH : "sudah to nak ... mumpung waktunya masih 2 bulan lagi, ada baiknya "barang"mu kamu gedein dulu ... Carannya di celup pake teh "Wayu" ...
(teh wayu adalah teh yang sudah sedikitnya semalam berada dalam teko/poci dan berkasiat untuk membesarkan "apa saja" yang direndam disitu).
BARDONO : "Nggih sendiko Pak-De ...,
Bener .... selama 2 bulan menjelang perkawinan, pemuda Bardhono rajin nyelup teh "Wayu" ...
pas malam pertama .....desa Kretek ribut ... pengantin wanita teriak-teriak dan nangis .... padahal sudah jam 2.00 malam ...
Pak De nya yang ikut nginep disitu, ikut kaget sambil mesem2...
LURAH : "wah anjuranku pasti siiip ini, sudah terbukti ..."
Ceritanya pgantin wanita nya itu mnangis karena burung nya mas bardhono kecil seukuran lidi dan mengalir air kaya air keran kecil banget. .
Pak De kaget luaaaar biasa ...
LURAH : "lho kok bisa kebalikannya ...?? "
BARDHONO : %%^(&**_)
usut punya usut ternyata bardhono salah menyelupkan, malah dcelupkan pada teh Slimming tea, mustika ratu . . ^^
Sebagai pemuda yang masih kencur dalam hal "The Art of Sex" dan "How to
Satisfy Your Wild Desire", maka ia ingin dapat ilmu dari orang-2 yang dianggap pintar dalam urusan sex .........
Bak Joko Tingkir, pergilah dia ke Imogiri, naik kapal kayu menyusuri sungai ASRI Pak-De-nya ... Lurah Imogori.
Ya tau sendiri, kalau Lurah mesti pengalaman dan memiliki jam terbang yang jauh lebih tinggi ....
Setelah acara basa-basi terjadilah percakapan :
LURAH : "sudah to nak ... mumpung waktunya masih 2 bulan lagi, ada baiknya "barang"mu kamu gedein dulu ... Carannya di celup pake teh "Wayu" ...
(teh wayu adalah teh yang sudah sedikitnya semalam berada dalam teko/poci dan berkasiat untuk membesarkan "apa saja" yang direndam disitu).
BARDONO : "Nggih sendiko Pak-De ...,
Bener .... selama 2 bulan menjelang perkawinan, pemuda Bardhono rajin nyelup teh "Wayu" ...
pas malam pertama .....desa Kretek ribut ... pengantin wanita teriak-teriak dan nangis .... padahal sudah jam 2.00 malam ...
Pak De nya yang ikut nginep disitu, ikut kaget sambil mesem2...
LURAH : "wah anjuranku pasti siiip ini, sudah terbukti ..."
Ceritanya pgantin wanita nya itu mnangis karena burung nya mas bardhono kecil seukuran lidi dan mengalir air kaya air keran kecil banget. .
Pak De kaget luaaaar biasa ...
LURAH : "lho kok bisa kebalikannya ...?? "
BARDHONO : %%^(&**_)
usut punya usut ternyata bardhono salah menyelupkan, malah dcelupkan pada teh Slimming tea, mustika ratu . . ^^