• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Saksi Harus Jeli Awasi Kecurangan di TPS

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. zasuke
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

zasuke

IndoForum Beginner D
No. Urut
182667
Sejak
10 Sep 2012
Pesan
624
Nilai reaksi
0
Poin
16
oordinator Presidium Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika), M Syaiful mengingatkan saksi di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua, harus berani memprotes kecurangan.
"Saksi-saksi di TPS harus berani memprotes kecurangan. Kalau memang pemilih ketahuan membawa handphone atau kertas suara robekannya tidak wajar, suara yang bersangkutan harus dianulir," katanya kepada wartawan di Balaikota, Jakarta, Rabu.
Menurut Syaiful, dua aturan baru berupa pelarangan membawa handphone berkamera dan coblosan besar sudah diatur dalam peraturan baru KPU DKI.
"Kedua aturan baru ini mesti diimplementasikan pada hari pencoblosan besok," ujarnya.
Pada putaran pertama lalu, lanjut Syaiful, potongan nomor atau gambar, pemilih menukarkan dengan sejumlah uang sebagai barang bukti memilih yang bersangkutan.
"Cara lain lagi memotret tanda gambar yang sudah dicoblos. Selanjutnya foto tersebut dijadikan barang bukti utuk mendapatkan uang," paparnya.
Dari informasi yang diperoleh Humanika, setiap foto atau robekan kertas suara dihargai antara Rp100 hingga Rp200 ribu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.