• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Saham Properti & Pesta Insentif Diskon PPN

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Saham properti kompak meroket nih

1. $APLN : +3,91%
2. $BSDE : +2,36%
3. $CTRA : +3,13%
4. PWON: +0,94%
5. $SMRA: +5,04%

Hanya $PANI yg koreksi dalem 5,39%, apakah efek right issue yg sempat ane ulas di sini

10472705_20231127025022.jpg


Di luar itu, sebuah kewajaran saham properti lagi bergairah. Soalnya ada sentimen bagus, yakni:

1. Diskon PPN untuk pembelian properti baru ready stock sudah dimulai dengan ketentuan:
- maksimal harga rumah Rp5 miliar
- Pemerintah cuma nanggung diskon PPN 100% hingga harga Rp2 miliar. Jadi kalau beli Rp5 miliar, PPN yg ditanggung cuma hingga Rp2 miliar sedangkan sisanya Rp3 miliar gak.
- Diskon PPN 100% berlaku hingga Juni 2024, setelahnya Juli-Desember 2024 diskonnya menciut jadi 50%

2. Ternyata, warga negara asing yg memiliki NPWP juga dapat menikmati diskon PPN ini lho, tetapi spesifik rumah Rp2 miliar - Rp5 miliar. Jadi nggak menganggu backlog perumahan di Indonesia yg harganya di bawah Rp2 miliar.

Jadi gimana efek positifnya?

Perusahaan properti yg punya banyak properti nganggur belum laku dengan harga di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar dapat mulai jualan nih. Soalnya, segmen itu disebut kempes banget, sepi pembeli.

Segmen maksimal Rp2 miliar mungkin juga ramai pembeli. Tapi, dari beleidnya diatur cuma untuk rumah pertama. Namun, ya kadang kan dapat diakalin juga yak. Kalau gak gitu makin susah lakunya. Kan goalsnya biar omzet perusahaan properti dapat bangkit juga.

Jadi, mending beli saham properti atau beli propertinya aja saat suku kembang tinggi saat ini?

Cek hitungannya di sini
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.