yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Paska ditertibkan dan dikosongkan oleh Disbudparpora Kabupaten Sumedang beberapa waktu lalu, Saung Budaya Sumedang (Sabusu) yang berada di Jalan Ir. Soekarno, Jatinangor, Kabupaten Sumedang rawan tindak pencurian.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Sabusu, Suci Ibrahim. Suci mengatakan, rentannya aksi tindak pencurian tersebut dikarenakan Sabusu dikosongkan tanpa adanya pengawasan.
"Baru-baru ini sejumlah barang di Sabusu porak poranda. Dugaan saya sementara disatroni pencuri," ujar Suci kepada Tribun di Kecamatan Jatinangor, Kamis (17/9).
Suci mengatakan, pihaknya mengaku kaget saat akan melakukan pengecekan di Sabusu. Pasalnya beberapa ruangan di Sabusu terlihat acak-acakan.
Suci berharap, Kasi Trantib Kecamatan Jatinanngor segera merespons setelah mendapatk laporan kejadian tersebut.
"Saya khawatir jika ada beberapa barang yang hilang di sana yang masih terpakai, makanya saya melapor ke kecamatan," katanya.
Suci berharap, Pemda Sumedang segera memberikan kepastian keberlangsungan usaha para pedagang Sabusu agar dapat berjualan kembali. Pasalnya dengan adanya kejadian tersebut, pengawasan dari Pemda Sumedang masih minim.
"Sekoga dengan kejadian ini pengawasan kepada Sabusu lebih diperketat dan ditingkatkan lagi, karena ini kan aset Pemda," kata dia.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Sabusu, Suci Ibrahim. Suci mengatakan, rentannya aksi tindak pencurian tersebut dikarenakan Sabusu dikosongkan tanpa adanya pengawasan.
"Baru-baru ini sejumlah barang di Sabusu porak poranda. Dugaan saya sementara disatroni pencuri," ujar Suci kepada Tribun di Kecamatan Jatinangor, Kamis (17/9).
Suci mengatakan, pihaknya mengaku kaget saat akan melakukan pengecekan di Sabusu. Pasalnya beberapa ruangan di Sabusu terlihat acak-acakan.
Suci berharap, Kasi Trantib Kecamatan Jatinanngor segera merespons setelah mendapatk laporan kejadian tersebut.
"Saya khawatir jika ada beberapa barang yang hilang di sana yang masih terpakai, makanya saya melapor ke kecamatan," katanya.
Suci berharap, Pemda Sumedang segera memberikan kepastian keberlangsungan usaha para pedagang Sabusu agar dapat berjualan kembali. Pasalnya dengan adanya kejadian tersebut, pengawasan dari Pemda Sumedang masih minim.
"Sekoga dengan kejadian ini pengawasan kepada Sabusu lebih diperketat dan ditingkatkan lagi, karena ini kan aset Pemda," kata dia.