Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Bahagia dengan Kesialan
link
Assalamualaykum warahmatullahi wa barokatuh
Tidak satu pun makhluk di muka bumi ini hidupnya senantiasa tentram tanpa henti. Semua ada kalanya bahagia & senang, tetapi tentu saja tidak luput dari kesialan atau hal-hal yg tidak mengenakkan.
Berikut ini ada beberapa hal, ketika kita mendapati kesialan:
1.Ingatlah dosa-dosa yg pernah diperbuat
Di saat kita tiba-tiba mendapati kesusahan atau kesialan, maka sikap terbaik perdana yaitu mengucap istirja', innalilahi wa inna ilaihi Raji'un.
Jangan sampek saat tertimpa musibah atau hal tidak mengenakkan, lisan merutuk, lalu mengumpat juga menyalahkan ini & itu.
Hendaknya, ketika mendapati hal tidak mengenakkan, maka justru instropeksi diri barangkali pernah berbuat salah & dosa, sehingga di hari itu oleh Allah ta'ala disegerakan hukumannya di dunia.
2.Bersedekahlah
Langkah Berikutnya yaitu keluarkan harta yg dimiliki, bersedekah, karena dengan sedekah dapat menahan bala'.
Boleh jadi masalah, ujian, kesialan hadir dengan sebab kita terlupa ada hak-hak orang lain pada harta kita, sehingga diberikanlah Allah ujian atau kesialan.
3.Cek Hubunganmu dengan Orang Tua
Selanjutnya yaitu, ketika kita mendapati kesialan, musibah & ketidak nyamanannya itu boleh jadi ada doa dari orang tua yg terluka.
Meski sesungguhnya sayang kasih orang tua itu sepanjang jalan, tiada henti & putus-putusnya, cuma saja, orang tua itu manusia yg dapat saja terluka hatinya.
Untuk itu, cobalah cek hubungan kita dengan orang tua, ketika kesialan mulai singgah atau mungkin bahkan bertubi-tubi.
Apakah orang tua kita ridho kepada kita. Karena keridhoan Allah ta'ala itu terletak pada keridhoan kedua orang tua. Maka sekali lagi, pastikan hubungan kita dengan orang tua itu baik-baik saja.
4.Cek Bagaimana Komunikasimu dengan Sang Pencipta
Komunikasi dengan sang pencita, kalau di dalam Islam itu kita difasilitasi komunikasi melalui shalat, ada wajib ada yg sunnah.
Yang wajib saja, kita dapat berkomunikasi lima kali dalam sehari. Jika saja kita tepati perintah wajib itu, tentu Allah ta'ala akan bahagia dengn hamba yg taat, maka allah ta'ala akan mudahkan kita dalam segala urusan.
5.Hisablah dari mana asal harta bendamu
Point kelima ini cukup mudah, coba cek harta yg dimiliki dari mana sumbernya, termasuk harta halal atau bukan.
Karena boleh jadi ada harta yg masuk di dalam rumah kita, menciptakan Allah murka karena tidak benar cara mendapatkannya.
Sehingga oleh Allah ta'ala segera ditimpakan hukumannya berupa kesialan-kesialan yg tiada hentinya.
Itulah sedikit sharing & pengingat untuk kita semua dalam menjalani hidup supaya dapati ketentraman.
Wassalamu'alaikum
Tulisan: s3chamdani
Narasi: oppri
Sbr.gbr: google
link
Assalamualaykum warahmatullahi wa barokatuh
Tidak satu pun makhluk di muka bumi ini hidupnya senantiasa tentram tanpa henti. Semua ada kalanya bahagia & senang, tetapi tentu saja tidak luput dari kesialan atau hal-hal yg tidak mengenakkan.
Berikut ini ada beberapa hal, ketika kita mendapati kesialan:
1.Ingatlah dosa-dosa yg pernah diperbuat
Di saat kita tiba-tiba mendapati kesusahan atau kesialan, maka sikap terbaik perdana yaitu mengucap istirja', innalilahi wa inna ilaihi Raji'un.
Jangan sampek saat tertimpa musibah atau hal tidak mengenakkan, lisan merutuk, lalu mengumpat juga menyalahkan ini & itu.
Hendaknya, ketika mendapati hal tidak mengenakkan, maka justru instropeksi diri barangkali pernah berbuat salah & dosa, sehingga di hari itu oleh Allah ta'ala disegerakan hukumannya di dunia.
2.Bersedekahlah
Langkah Berikutnya yaitu keluarkan harta yg dimiliki, bersedekah, karena dengan sedekah dapat menahan bala'.
Boleh jadi masalah, ujian, kesialan hadir dengan sebab kita terlupa ada hak-hak orang lain pada harta kita, sehingga diberikanlah Allah ujian atau kesialan.
3.Cek Hubunganmu dengan Orang Tua
Selanjutnya yaitu, ketika kita mendapati kesialan, musibah & ketidak nyamanannya itu boleh jadi ada doa dari orang tua yg terluka.
Meski sesungguhnya sayang kasih orang tua itu sepanjang jalan, tiada henti & putus-putusnya, cuma saja, orang tua itu manusia yg dapat saja terluka hatinya.
Untuk itu, cobalah cek hubungan kita dengan orang tua, ketika kesialan mulai singgah atau mungkin bahkan bertubi-tubi.
Apakah orang tua kita ridho kepada kita. Karena keridhoan Allah ta'ala itu terletak pada keridhoan kedua orang tua. Maka sekali lagi, pastikan hubungan kita dengan orang tua itu baik-baik saja.
4.Cek Bagaimana Komunikasimu dengan Sang Pencipta
Komunikasi dengan sang pencita, kalau di dalam Islam itu kita difasilitasi komunikasi melalui shalat, ada wajib ada yg sunnah.
Yang wajib saja, kita dapat berkomunikasi lima kali dalam sehari. Jika saja kita tepati perintah wajib itu, tentu Allah ta'ala akan bahagia dengn hamba yg taat, maka allah ta'ala akan mudahkan kita dalam segala urusan.
5.Hisablah dari mana asal harta bendamu
Point kelima ini cukup mudah, coba cek harta yg dimiliki dari mana sumbernya, termasuk harta halal atau bukan.
Karena boleh jadi ada harta yg masuk di dalam rumah kita, menciptakan Allah murka karena tidak benar cara mendapatkannya.
Sehingga oleh Allah ta'ala segera ditimpakan hukumannya berupa kesialan-kesialan yg tiada hentinya.
Itulah sedikit sharing & pengingat untuk kita semua dalam menjalani hidup supaya dapati ketentraman.
Wassalamu'alaikum
Tulisan: s3chamdani
Narasi: oppri
Sbr.gbr: google