• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Kesetaraan gender mungkin merupakan salah satu topik yg hingga sekarang belum ditemui titik ujungnya. Dikarenakan sejak jaman purba laki laki sering memiliki derajat lebih diatas menciptakan kaum wanita merasa tidak adil mengerjakan perlawanan.

Setara, berderajat sama. Bagi beberapa orang memang terdengar seperti sesuatu yg bagus & sudah sepatutnya dilaksanakan namun kenapa hingga sekarang masalah ini belum selesai juga?

Uang? Harga diri? Atau emosi? Tidak, jawabannya bukan semua itu.

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Cuitan twitter yg di post oleh khaerani mungkin dapat memberi anda jawaban. Disana terlihat dia sedang mempersiapkan bekal untuk suaminya namun ada yg membalas cuitan tersebut dengan keluhan atau malah makian.

'harus banget apa bekal buat suami, suami bekelin istri nggak ada gitu?

Dari cuitan tersebut kita dapat melihat arti dari kesetaraan gender. Ada istri yg menciptakan bekal untuk suaminya namun ada pula istri yg tidak & malah menuntut supaya suami yg menciptakan bekal. Salah? Tidak juga. Jika memang istri lah yg bekerja maka suami boleh saja menciptakan bekal namun bila si istri cuma di rumah saja maka untuk apa dibuatkan bekal?

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Wanita mungkin mengharapkan kesetaraan namun setelah itu apa? Wanita cuma akan berakhir seperti pria & merasa bahwa derajat mereka lebih tinggi sehingga harap supaya derajat mereka ada diatas. Dengan pola pikir seperti itu maka kesetaraan gender tidak akan ada artinya.

Lihat? Wanita tak pernah mengharapkan kesetaraan. Yang mereka harapkan cuma egoisme.

Mari kita buktikan dengan contoh kasus. Tau ladies first? itu adalah ungkapan sopan pria untuk menghormati wanita & wanita menyukainya. Lalu bagaimana kalau ada atap genteng yg bocor? Mereka akan bilang 'kamu aja deh yg perbaikin, anda kan cowok'.

Lihat? Kesetaraan gender hanyalah senjata untuk memuaskan ego wanita karena yg mereka harapkan bukanlah kesetaraan melainkan cuma harap enaknya saja.

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Okay, saya mengerti kalau wanita memang sering diperlakukan tidak adil sehingga menuntut kesetaraan gender namun saya harap tegaskan bahwa yg namanya laki laki & perempuan itu tidak pernah setara. sudah kodratnya kalau pria lebih kuat dari wanita & apapun yg kau lakukan pria tidak mungkin dapat melahirkan. Pria tidak dapat menyusui & sudah kodratnya pula pria merupakan imam dalam rumah tangga.

Semua sudah memiliki perannya masing masing. Yang perlu kita lakukan cuma bertindak sesuai peran tersebut dengan penuh rasa pengertian satu sama lain.

Lalu bagaimana dengan wanita wanita yg rasis kepada pria? Bagaimana dengan feminazi? Well, saya dapat bilang kalau mereka mereka ini adalah 'korban' yg merasa kecewa dengan pria atau kaum istri yg tidak dibahagiakan oleh suaminya hingga hingga menolak mengerjakan tugasnya

Spoiler for wanita rasis:
Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen
Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen



Ada yg menolak menyusui anaknya karna merasa itu bukan tanggung jawabnya & ada yg merasa bahwa anak laki laki akan jadi seorang pemerkosa bila dibiarkan menyusu sedari kecil. Mereka sepakat bahwa seorang ibu tak wajib menyusui anaknya. Salah? Tidak juga. Itu memang opsi seorang ibu harap menyusui anaknya atau tidak.

Menuntut kesetaraan? Tidak juga. Ini sebebarnya adalah masalah keharapan & tanggungjawab namun cuitan ini menggiring kita ke tagar #KillAllMen di twitter.

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Tagar yg satu ini serem juga. Saking bencinya pada pria mereka berharap supaya pria dapat lenyap dari bumi. Ada juga yg memilih untuk mengaborsi anaknya bila ternyata itu laki laki & ada juga yg mencari cara untuk bereproduksi tanpa pria.

Kaum kaum ini bahkan tak lagi memikirkan kesetaraan karna bagi mereka pria itu sebaiknya mati saja. Entah apa yg sudah pria perbuat pada mereka.

Meski begitu yg namanya belas kasih atau tanggung jawab adalah hal yg diperlukan setiap wanita. Siapa lagi yg dapat menyusui anak selain ibunya? Mau diberi susu kaleng aja? Tega? Yeah, semua itu kembali lagi pada opsi anda.

Saat Feminazi Sudah Diluar Batas #KillAllMen


Okay, terima kasih untuk anda yg sudah membaca celoteh tak jelas saya hingga habis. Saya cuma harap berkata bahwa kebencian yg berlebihan itu tidaklah baik.

Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya.​

Sumber : opini pribadi
Gambar : google + 1cak Hari ini 11:17
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.