• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Saat Corona, Prostitusi Online Tak Ada Matinya, Mami Ini Buktinya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0

Saat Corona, Prostitusi Online Tak Ada Matinya, Mami Ini Buktinya


Barangkali banyak dari kita yg menyangka bahwa di saat wabah Corono saat ini, kegiatan 'maksiat' seperti prostitusi online akan berkurang. Entah karena takut dosa, sulit mencari pelanggan, atau khawatir terjangkit Corona. Apalagi akhir-akhir ini aparat makin giat menciduk & memproses hukum para pelakunya.

Dugaan itu tidak sepenuhnya benar. Bahkan dengan kondisi negara yg sedang 'semi lockdown' ini menciptakan beberapa orang berpikir keras untuk dapat mendapatkan penghasilan, sebagai pengganti income dari sektor pekerjaan formal yg terhenti, akibat kebijakan harus 'kerja atau tetap di rumah aja.'

Maka mumpung 'kerja dari rumah', beberapa mucikari yg biasa dipanggil 'Mami' (untuk wanita) justru semakin giat untuk merekrut kaum wanita yg harap join dengan bisnis esek-esek online yg dikelolanya.

Mami Lisa ini contohnya. Janda asal Sidoarjo ini bersama teman-temannya berhasil merekrut tidak kurang dari 600 cewek, sebagai 'anak buahnya'. Cewek-cewek itu berasal dari beberapa kota di Indonesia, dari berbagai kalangan, seperti mahasiswi, SPG, bahkan orang kantoran (tapi tidak ada artis, ya!)
emoticon-Big Grin


Masalah tarif sekali kencan, tampaknya Mami Lisa ini bukan kelas bawah, tetapi level menengah ke atas. Sebab tarifnya dipatok antara 2,5 juta hingga 25 juta rupiah, tergantung 'originalitas' & 'keindahan' ceweknya. Dari tarif itu, pihak mucikari mendapat 10-20%, sesuai kesepakatan.

Fakta itu terungkap ketika Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menciduk Mami Lisa & 2 temannya yg jadi mucikari. Dari ketiganya, polisi dapat memamerkan tidak kurang dari 600 foto cewek yg siap 'dijual' oleh mereka secara online, pada 14 April 2020 kemarin.

Bisnis Lisa ini dapat berkembang, karena ia menerapkan sistem semacam MLM, di mana ia akan memberikan bonus kepada anak buahnya yg berhasil merekrut pemain baru. Selain itu, ia juga mempunyai mucikari pada berbagai kota. Mucikari itu dapat saja dari pemain yg berhenti, lalu minta naik jabatan.
emoticon-Big Grin


Maka kalau ada pesanan di kota A dari kota B misalnya, mucikari A akan segera menghubungi mucikari B, supaya segera menyiapkan 'barangnya'. Gilanya lagi nih, satu pelanggan dapat minta dilayani oleh lebih dari satu cewek dalam satu kali kencan.

Begitulah, tampaknya bisnis prostitusi online yg dikelola Lisa ini sudah merupakan sebuah sindikat yg terorganiser, yg terus beroperasi, tak peduli di musim Corona. Mereka menawarkan jasa itu melalui grup Facebook & Whatsapp, sehingga akhirnya terendus oleh petugas patroli cyber.

Yang Ane heran, masih adakah orang yg pengen 'jajan di luar', sedangkan Miyabi sendiri menganjurkan:

"Aku harap kalian baik-baik saja. Doaku menyertai kalian semuanya. Jangan lupa cuci tangan & jangan keluar rumah kalau tak benar-benar ada keperluan. Di dalam saja & kita enyahkan virus itu".

Kemudian pesan itu diplesetkan oleh warganet: "Jangan keluar, kecuali di dalam."
emoticon-Big Grin
Yang maksudnya mungkin, jangan keluyuran di luar rumah, manfaatkan istri yg ada di rumah saja. Kalau tak punya istri, gimana Miy?
emoticon-Big Grin

****
Ref 1, Ref 2.​
Kemarin 23:20
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.