Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Saya yakin semua orang tahu dengan apa yg disebut fanatik.
Tapi di sini kita akan berbicara tentang fanatik pada seseorang.
Yang dimaksud fanatik di sini bukan cuma percaya secara membabi buta, tetapi dapat juga membenci secara membabi buta.
Fanatik tipe ini sendiri mulai menyebar di Indonesia sejak 2014.
Saat itu saya masih berusia 16 tahun, pikiran labil saya menciptakan saya tidak dapat bertahan dari itu.
Itu mengendalikan pikiran & hati saya.
Mungkin kalian penasaran apakah dulu saya cebong atau kampret. Sebenarnya saya pernah jadi keduanya. Ketika saya jadi cebong, saya jadi cebong seperti cebong pada umumnya, & begitu juga sebaliknya.
Hal-hal yg menciptakan saya dapat berubah gitu jelas bukan karena saya menemukan kebenaran dari satu sisi, tetapi lebih karena pengaruh influencer.
Saya bilang influencer saja biar tidak ada yg kesinggung karena kita semua tahu bahwa bahkan warga forum ini yg saya yakin adalah orang-orang dengan IQ tertinggi di negara ini juga tidak dapat lolos dari fanatik tipe ini.
Ya, bukan cuma bocah 16 tahun seperti saya pada waktu itu, tetapi juga orang-orang yg pada dasarnya bukan orang biasa.
Orang-orang dengan pendidikan tinggi, orang-orang kaya, orang-orang dengan banyak pengalaman, Professor tua, & bahkan generasi-generasi muda yg sukses.
Selama anda memiliki internet & anda melihat berita politik, anda tidak dapat lolos darinya.
Hal-hal yg jelas terjadi pada kita biasanya adalah kita mencoba membenarkan apa yg hati kecil kita anggap salah. Dan sebaliknya, untuk para fanatik yg membenci, ketika orang yg kita benci mengerjakan hal yg hati kecil kita anggap benar, kita masih mencoba menciptakan pikiran-pikiran lain cuma supaya itu jadi salah.
Anda dapat memikirkannya sendiri saat anda memikirkan hal-hal akbar seperti UU ITE, UU KPK misalnya. Anda mungkin mencoba berpikir berbeda dari apa yg hati anda pikirkan.
Karena tokoh yg kita fanatikan ini juga membawa ideologi, itu terkadang juga dapat mengubah ideologi kita dalam sekejap.
Jika Anda adalah cebong, anda pasti akan benci hal-hal seperti Khilafah, Habib Rizieq, & hal-hal seperti itu meskipun sebelumnya anda mungkin penggemar mereka.
Begitu juga sebaliknya, kalau anda adalah kadrun, meskipun anda manusia yg dulunya sangat sekuler liberal, tetapi saat jadi kadrun, meskipun anda masih tidak setuju hal-hal seperti khilafah, tetapi anda mungkin tidak merasa tidak nyaman lagi saat anda mendengar hal-hal itu.
....
Saya sekarang.
Dihitung dari 100% saya yakin kefanatikan saya saat ini kurang dari 10%.
Bagi saya, itu seperti pikiran saya sudah merdeka. Saya dapat berpikir dengan jernih tanpa mempengaruhi emosi saya.
Faktor terbesar saya dapat mengurangi kefanatikan saya adalah karena saya sering membaca novel dalam beberapa tahun ini.
Tentu saja, itu novel yg ditulis dengan rasional oleh penulis yg rasional. Jika itu novel yg fanatik, saya mungkin masih jadi seorang fanatik.
Setelah beberapa tahun, mungkin sudah banyak yg terbebas, tetapi jumlahnya jelas masih minoritas.
Bahkan di forum ini, saya yakin masih lebih banyak yg terjebak dalam kefanatikan. Kemarin 20:33