• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

RUU Pornografi Dinilai Bias Kelas

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
164221p.JPG
2959776027_b51ed72da7.jpg


Senin, 20 Oktober 2008 | 16:42 WIB

JAKARTA, SENIN - RUU Pornografi dinilai bukan hanya bias gender, tapi juga bias kelas. Penerapannya akan lebih merugikan perempuan dari kalangan bawah dan tak berpendidikan.

Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto, dalam dialog publik Komnas Perempuan bertajuk RUU Pornografi: Sebuah Tinjauan Kritis Perspektif Hukum, Demokrasi Politik, dan Sosial Budaya di Jakarta, Senin (20/10).

Sulistyowati mencontohkan RUU ini nantinya tak akan menjerat perempuan-perempuan kaya yang sering naik mobil. Mengapa? Karena kemungkinan mereka dilihat banyak lelaki sangat kecil dan tidak diketahui dengan mudah juga pakaian apa yang dikenakannya.

"Tapi perempuan yang berpakaian agak seronok di pinggir jalan atau naik angkutan bagaimana? Dia pasti akan terkena," ujar Sulistyowati.

Begitu pula dengan perempuan pedesaan di wilayah Sumatra yang sering mandi di kali hanya dengan menggunakan kain panjang. Kain akan melekat di badan ketika basah.

"Apa mereka akan di-endorse juga," tanya Sulistyowati. Menurut Sulistyowati, anggota dewan selalu beralasan menciptakan peraturan yang netral dan obyektif.

Namun sayang, faktanya tidak seperti itu. "Kita bicara hukum itu obyektif dan netral tapi ternyata tidak benar sama sekali," tandas Sulistyowati.
 
top banget berita kamu ^^ gw nga setuju dengan RUU Pornografi. FANATIK banget dah....
Malaysia yang uda jelas negara (edit yah.... tidak ada masalah agama.... yang nyusun juga DPR yang milih DPR yah termasuk kita sendiri)...aja nga segitunya....
 
ya sama kk.. ^^ aku juga stuju ma bro di ^

ehehehe
 
top banget berita kamu ^^ gw nga setuju dengan RUU Pornografi. FANATIK banget dah....
Malaysia yang uda jelas negara (edit yah.... tidak ada masalah agama.... yang nyusun juga DPR yang milih DPR yah termasuk kita sendiri)...aja nga segitunya....

ya sama kk.. ^^ aku juga stuju ma bro di ^

ehehehe

Dari pernyataan Kwok, yang disetujui Rylai, jelas, RUU Pornografi bukan dikarenakan agama. Karena yah itu tadi, kalau Malaysia yang dijadikan perbandingan.

Seperti yang saya edit, RUU digodokk DPR, DPR pilihan rakyat. Pelajaran, tahun depan hati-hati kalo ikut milih. :D:D
 
Satu kata buat RUU Pornografi

Sama sekali Gak ada pentingnya dan abaikan saja....
 
Hahhha kaga bakal berhasil tuh RUU jamin dah :D
kecuali diedit ulang :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.