Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Kementerian Dalam Negeri Rusia baru-baru ini mengeluarkan larangan pemakaian rok mini dan modifikasi seragam lainnya bagi para polisi wanita.
"Ketika Anda bertemu orang, hal pertama yang Anda lihat adalah pakaian mereka, dan untuk seorang polisi sedang memenuhi tugasnya, sangat penting untuk memiliki penampilan yang rapi," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Rusia Sergei Gerasimov dalam sebuah memo yang diperoleh surat kabar Rusia Izvestia, seperti dilansir situs the Huffington Post, Rabu (25/6).
"Dari waktu ke waktu, kita telah melihat contoh petugas yang tidak benar mengenakan seragam mereka. Kepala (departemen) harus lebih memperhatikan penampilan bawahan mereka."
Koran the Moscow Times melaporkan bahwa larangan itu diberlakukan untuk melawan tren sedang berkembang terkait penggunaan rok mini di antara polisi wanita, serta kecenderungan petugas laki-laki untuk memotong lengan baju mereka.
Ini membuat kepala departemen kepolisian didorong untuk memeriksa seragam para bawahannya saban hari untuk memastikan pakaian mereka sesuai.