• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rupiah Terpuruk, Tembus Rp 11.000

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Selasa, 4 November 2008 | 09:45 WIB

JAKARTA, SELASA — Rupiah Selasa (4/11) pagi turun kembali menembus angka Rp 11.000 per dollar AS karena pelaku pasar masih membeli dollar AS. Rupiah berada di posisi Rp 11.100 per dollar AS.

"Aksi beli dollar AS oleh pelaku pasar masih tinggi sehingga rupiah kembali terpuruk," ujar analis valas PT bunk Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova, di Jakarta, Selasa (4/11).

Rully mengatakan, pasar masih didominasi aksi beli dollar AS meski laju inflasi Oktober 2008 membaik menjadi 0,45 persen dibandingkan dengan bulan lalu yang mencapai 0,97 persen. "Sentimen positif dari membaiknya inflasi Oktober 2008 cenderung tidak mampu mendorong rupiah bergerak naik," katanya.

Dollar AS sendiri di pasar global menguat terhadap mata uang utama lainnya menjelang Pemilihan Presiden AS. Euro turun menjadi 1,2635 dari sebelumnya 1,2750 per dollar AS dan dollar AS terhadap yen naik menjadi 99,13 dari 98,44 yen.

Institute for Supply Management AS mengungkapkan, indeks belanja manajer, ukuran dari kegiatan manufaktur, turun menjadi 38,9 pada Oktober dari 43,5 pada September, terendah sejak September 1982. Kejatuhan indeks manufaktur ISM mencerminkan ekonomi AS berada dalam sebuah resesi.

Menurut Rully, rupiah untuk sementara masih dalam tekanan pasar. Meski pemerintah dan bunk Indonesia (BI) berusaha menjaganya, tekanan krisis keuangan global masih tetap besar.

"Karena itu, rupiah sampai akhir tahun ini akan masih terpuruk. Namun, BI terlihat menjaga mata uang Indonesia itu tidak melewati angka Rp 12.000 per dollar AS," ucapnya.

Rupiah, kata dia, pada sore nanti diperkirakan akan kembali tertekan karena pelaku pasar cenderung membeli dollar AS, apalagi menjelang akhir tahun kebutuhan terhadap dollar AS meningkat.
 
sob.... mudah"an krisis kalo ini nga kayak dulu lagi dah >.< sereeemm....
 
wa beli td siang dapet IDR 11,190.....ngeri bgt ga sih??
nyampe 15,000 ga y?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.