• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rupiah Merosot Tajam Dekati 12 Ribu per Dolar AS

akatsukigold

IndoForum Junior D
No. Urut
52840
Sejak
16 Sep 2008
Pesan
2.000
Nilai reaksi
47
Poin
48
Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa (28/10) pagi, merosot tajam mendekati angka Rp12.000 per dolar AS
Merosotnya rupiah karena pasar masih panik akibat pelaku membeli dolar AS dalam jumlah besar yang terpicu oleh kekhawatiran risis keuangan global
"Gejolak krisis keuangan global yang terus menekan pasar mengakibatkan pelaku lebih cenderung membeli dolar AS sehingga rupiah terus melemah hingga mendekati Rp12.000 per dolar AS," kata pengamat pasar uang Edwin Sinaga di Jakarta Selasa.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 1.385 poin menjadi Rp11.700/11.900 per dolar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp10.315/10.950.
Edwin yang juga Dirut Finan Corpindo mengatakan, pelaku pasar makin panik melihat pasar saham regional terpuruk yang mendorong mereka membeli dolar dalam jumlah yang besar.
Namun, ujarnya, depresiasi rupiah yang terjadi saat ini tidak separah jika dibanding dengan negara-negara lain. Depresiasi rupiah hanya sekitar 7% hingga 8%, sedangkan negara lain di Asia seperti Thailand dan Korea jauh di atas angka tersebut.
Jadi pelemahan rupiah, menurut Edwin, lebih karena gejala global sehingga langkah stabilisasi harus lebih diutamakan. Dengan stabilisasi itu, keterpurukan rupiah tidak terlalu cepat
Mengenai peluang aliran danang asing masuk ke Indonesia, ia menyatakan optimis danang asing akan masuk melalui pasar modal/saham, karena harga saham di pasar modal saat ini sudah over value. danang jangka pendek dan jangka panjang akan masuk ke Indonesia sehingga membantu penguatan nilai tukar rupiah
 
7% dan 8 % nya dihitung dari mana? dari nilai 10.000? setahu saya normalnya kemaren sebelum krisis sekitar 9.000 an saja...

12.000 - 9.000 = 3.000,-
3.000/9000 X 100% = 33.33%

lebih rendah dari negara lain? Mau bohongi rakyat lagi.... Gimana BI mau berbuat? Jelas Indonesia kekurangan Dolar, apa yang bisa diekspor sekarang? Sawit yang sebelumnya primadona, gara-gara pemerintah dudul naikin pajak ekspor, sampe sudah lebih murah dari Aqua harganya.... Dolar dari mana?

Cadangan dolar BI terang saja tidak bakal cukup untuk menalangi aksi beli dolar di Indonesia. Siap-siap saja.... Bom nya sudah mau meledak. Entah apa yang bisa dilakukan lagi untuk menimbul dolar pemerintah. BI kelabakan, ini jelas, rupiah bakal semakin terpuruk, kalo kebijakan ekspor tidak dibenahi. Dalam kondisi dolar tinggi seperti ini, sebenarnya Indonesia bisa bertahan, kalau ekspor bisa naik. Tapi, ekspor justru dihalang-halangi. Kalau sudah gitu, transaksi internasional Indonesia bakal defisit.... Dan.. Dolar gak masuk ke sini.... Yah wajar saja kalo dolar melambung tinggi....
 
@atas yah tuh dollar gak ada, rupiah tetap lemah, harapnya bisa menguat cepat supaya rakyat bisa hidup lebih senang dan bahagia
Berita terbaru, rupiah udah kembali ke posisi 11.000
 
kalau mengharapkan rupiah menguat dari kesadaran masyarakat sepertinya susah. Pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang menyentuh langsung titik permaslahan.

Krisis - permintaan dolar tinggi - stok dolar BI rendah - masukkan dolar - buka kran ekspor.

Atau, bagaimana caranya agar publik percaya pada rupiah... pemerintahan yang bersih? nasionalisme?

Sayangnya cara kedua tidak bisa dilakukan secara instan.... so?...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.