• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rupiah Melemah dan IHSG Terpuruk, Ini kata Menkeu

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
yCgTB.jpg
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu sore ini, 19 Agustus 2013, kembali melemah. IHSG ditutup di level 4.313,31 poin – turun sebesar 255,34 poin atau sebesar 5,58 persen dari penutupan sebelumnya. Sementara mata uang Rupiah melemah menjadi Rp10.451/US$ hari ini.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, terpuruknya pasar saham dan melemahnya mata uang merupakan fenomena global yang terjadi di beberapa negara berkembang. Namun kondisi di Indonesia ia akui lebih parah ketimbang negara lain.

“Depresiasi dan kejatuhan pasar saham di Indonesia lebih besar daripada di Thailand dan India,” ujar Chatib di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun internal.

Dari sisi eksternal, belum ada kejelasan mengenai kebijakan pengetatan likuiditas yang akan dilakukan Amerika Serikat. Sementara dari sisi internal, defisit transaksi terus meningkat dan kini berdasarkan data bunk Indonesia berjalan menjadi 4,4 persen, membuat perspektif pasar negatif.

“Pertanyaannya, perlu dikhawatirkan atau tidak defisit transaksi berjalan ini? Menurut saya tidak perlu,” kata Chatib. Ini karena defisit transaksi berjalan tersebut akan turun beberapa bulan ke depan menyusul telah dinaikannya harga bahan bakar minyak bersubsidi.

Kenaikan harga BBM dapat menekan impor minyak Indonesia di masa mendatang. “Sampai Juli, konsumsi BBM di bawah biasanya karena BBM baru dinaikkan. Angka defisit masih cukup tinggi di triwulan kedua karena BBM baru naik 22 Juni,” ujar Chatib.
 
aduh ancur banget rupiah nya, semua barang import jadi mahal nih :-S
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.