• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Rupiah Masih Sulit Menguat

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. zasuke
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

zasuke

IndoForum Beginner D
No. Urut
182667
Sejak
10 Sep 2012
Pesan
624
Nilai reaksi
0
Poin
16
Pengamat ekonomi Ali Setiawan mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih sulit untuk bergerak menguat karena impor Indonesia masih tinggi.

"Impor Indonesia masih sangat kuat sehingga menyebabkan defisit neraca perdagangan, kondisi itu membuat rupiah cukup sulit untuk menguat terhadap dolar AS," kata Ali yang juga Head of Global Market HSBC Indonesia di Jakarta, tadi malam.

Masih tingginya impor Indonesia, dikatakan dia, membuat kebutuhan dolar AS meningkat dan otomatis nilai tukar rupiah akan terdepresiasi. "Secara umum, impor masih akan lebih besar daripada ekspor sehingga defisit masih akan terus berlanjut di tahun ini," kata dia.

Ia menambahkan, terus meningkatnya harga minyak dunia dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri yang cukup tinggi menyebabkan dana subsidi akan semakin besar sehingga menambah beban bagi Indonesia. Meski demikian, Ali mengatakan, bunk Indonesia (BI) masih cukup pro aktif untuk menjaga nilai tukar rupiah dan tidak dibiarkan terus terdepresiasi. "BI cukup proaktif menjaga rupiah, saya tidak melihat rupiah dibiarkan terdepresiasi. Diperkirakan kisaran rupiah hingga akhir 2012 diposisi Rp9.600 sampai Rp9.800 dolar AS," ujar dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.