• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rupiah Masih di Kisaran Rp 9.880

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
dZL7v.jpg

bunk Indonesia menyatakan nilai tukar rupiah belum menembus Rp 10.000 per dollar AS. Otoritas moneter ini menegaskan rupiah masih diperdagangkan di kisaran Rp 9.880 per dollar AS.

"Hari ini kurs rupiah dalam pantauan BI ditransaksikan dalam range Rp 9.830 - Rp 9.880 (per dollar AS)," tegas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi bunk Indonesia Difi Ahmad Johansyah, Selasa (11/6/2013). Dia pun menyatakan bunk Indonesia sudah masuk ke pasar sehingga kurs rupiah ditutup pada level Rp 9.830 per dollar AS pada penutupan perdagangan Selasa.

Difi mengatakan, bunk Indonesia akan terus memantau dan menjaga kecukupan likuiditas valuta asing dan siap menggunakan sejumlah instrumen moneter yang ada untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. "Kita punya banyak amunisi, tapi kita evaluasi dulu perkembangan dari hasil intervensi ini. Kita akan gunakan amunisi sesuai kebutuhan yang ada," kata dia.

Sementara itu, pengamat pasar uang bunk Himpunan Saudara, Rully Nova, mengatakan, faktor fundamental ekonomi Indonesia yang masih positif menahan pelemahan rupiah lebih dalam terhadap dollar AS pada perdagangan Selasa. Pelemahan masih terjadi, tetapi hanya pada kisaran 16 poin, yaitu dari Rp 9.822 per dollar AS menjadi Rp 9.838 per dollar AS. "Tekanan rupiah lebih dalam tertahan oleh fundamental ekonomi Indonesia yang positif sehingga rupiah kembali ke level Rp 9.800-an per dollar AS," kata dia.

Menurut Rully, tren pelemahan rupiah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir lebih disebabkan oleh faktor negatif eksternal, menyusul perlambatan ekonomi China. "Selain China yang pertumbuhannya negatif, rencana penghentian pelonggaran kuantitatif (QE) Amerika Serikat oleh The Fed membuat dollar AS terangkat terhadap mayoritas mata uang dunia," kata dia. Rully meyakini pelemahan rupiah hanya bersifat sementara, dan nilai tukar rupiah diyakininya akan kembali terangkat begitu besaran kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi ditetapkan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.