• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rumor: Sony dan Ericsson Akan Berpisah?

al_hudzaifah

IndoForum Junior A
No. Urut
18915
Sejak
16 Jul 2007
Pesan
3.389
Nilai reaksi
60
Poin
48
Rumor: Sony dan Ericsson Akan Berpisah?

24 Maret 2009

912532.jpg


Akibat dihantam krisis finansial global yang berkepanjangan, ada kemungkinan Ericsson akan meninggalkan joint venture-nya bersama Sony, yakni Sony-Ericsson. Meski begitu, masih ada kemungkinan kabar ini hanya berupa isu belaka.

Sementara ini, di Sony-Ericsson, Ericsson menguasai 50 persen kepemilikan joint-venture tersebut. Akan tetapi, karena krisis, sebuah majalah di Jerman bernama Manager-Magazin mengabarkan Ericsson akan kembali fokus pada industri infrastruktur telekomunikasi saja. Hal ini juga dilatarbelakangi ramalan sejumlah analis yang umumnya mengatakan ekspektasi pasar selular akan menurun pada 2009.

“Tahun 2008 menjadi tahun yang menggemparkan, yang ditandai dengan merosotnya ekspektasi pasar di berbagai industri di dunia,” kata presiden Sony Ericsson Dick Komiyama, yang dikutip VIVAnews dari Information Week, Kamis 19 Maret 2009. “Kami perkirakan kemerosotan ini akan terus berlanjut di tahun 2009, terutama pada tengah tahun pertama.”

Saat ini, di industri telepon selular, Sony Ericsson masih menjadi salah satu vendor dari lima vendor ponsel terbesar di dunia. Akan tetapi, vendor lain semacam Apple, Research In Motion, dan Nokia, terus memberi tekanan dengan berkompetisi serius di pasar ponsel high-end. Sementara Sony Ericsson bersama Samsung dan Motorola masih memperluas portofolionya di ponsel entry-level untuk meningkatkan penjualannya di pasar-pasar negera berkembang (emerging market), seperti China dan India.

Sony mengaku siap untuk berjalan sendirian di atas koridor bisnis ponsel apabila sewaktu-waktu Ericsson meninggalkannya. Tapi, hal tersebut sulit terjadi mengingat Sony, seperti vendor elektronik lainnya, juga mengalami kemerosotan pendapatan karena turunnya permintaan pasar secara signifikan.

(Sumber: VIVAnews.Com)
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.