Pengelola Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Zachroh, Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengaku tidak mengenali sketsa wajah penculik seorang bayi, Cello, yang dibuat Bareskrim Polri.
"Semua suster atau perawat di rumah sakit ini memiliki identitas yang jelas. Tidak ada yang cirinya seperti ini," ucap Direktur RSIA Siti Zachroh, Nurul Isfiyani, di Tambun, Senin.
Menurut dia, pihak rumah sakit berharap agar misteri kasus ini segera terungkap. Ia mengaku siap untuk membantu pihak kepolisian dalam upaya membantu kebutuhan data-data pasien dan rumah sakit.
Pascakejadian penculikan yang berlangsung pada Sabtu (15/9/) sekitar pukul 13.00, pihak rumah sakit yang beralamat di Jalan Sultan Hasanudin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan itu kini dilengkapi kamera pengintai (CCTV). Termasuk menambah jumlah tenaga keamanan.
"Semua suster atau perawat di rumah sakit ini memiliki identitas yang jelas. Tidak ada yang cirinya seperti ini," ucap Direktur RSIA Siti Zachroh, Nurul Isfiyani, di Tambun, Senin.
Menurut dia, pihak rumah sakit berharap agar misteri kasus ini segera terungkap. Ia mengaku siap untuk membantu pihak kepolisian dalam upaya membantu kebutuhan data-data pasien dan rumah sakit.
Pascakejadian penculikan yang berlangsung pada Sabtu (15/9/) sekitar pukul 13.00, pihak rumah sakit yang beralamat di Jalan Sultan Hasanudin, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan itu kini dilengkapi kamera pengintai (CCTV). Termasuk menambah jumlah tenaga keamanan.