• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Rumah Runtuh di Malaysia, Kaki WNI Putus

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
m7auK.jpg

Nasib nahas menimpa para pekerja bangunan asal Indonesia di Shah Alam, Malaysia, pada Kamis malam 18 Oktober 2012. Rumah yang tengah mereka kerjakan tiba-tiba roboh, menewaskan seorang WNI dan melukai empat lainnya.

Menurut Juru Bicara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia, Suryana Sastradireja, kepada VIVAnews, Jumat 19 Oktober 2012, insiden itu terjadi saat pekerja bangunan hendak membuka lapisan tembok yang ditahan dengan kayu. Tembok tersebut tiba-tiba roboh.

"Rumah itu hendak ditinggikan hingga tiga tingkat dari sebelumnya hanya dua tingkat," kata Suryana.
WNI yang menjadi korban dalam insiden itu ada lima orang. Sebelumnya kantor berita Bernama menuliskan korban berjumlah enam orang. "Dari 15 pekerja asal Indonesia, sebanyak 10 orang selamat tanpa cedera. Sementara empat di antaranya terluka, seorang tewas," kata Suryana.

"Satu di antara korban luka putus kakinya, satu orang lainnya kakinya patah," lanjutnya lagi.

Korban tewas bernama Toto Mohammad Anthony, usia 32 tahun asal Ponorogo, Jawa Timur. Korban luka menurut Bernama adalah Afifin, Waras, Kabir dan Ghadami. Nama terakhir disebut adalah korban yang kehilangan kakinya.

Suryana mengatakan, saat ini jenazah Toto disemayamkan Hospital Tengku Ampuan Rahimah, Klang. Belum dipastikan kapan jenazahnya akan dipulangkan.
"Duta Besar kita (Marsekal TNI Herman Prayitno) akan mengunjungi rumah sakit untuk melihat jenazah dan korban yang terluka," kata Suryana.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.