• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rumah Honai karya arsitektur dari Papua

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Rumah Honai karya arsitektur dari Papua


Wilayah seluruh Indonesia memiliki beberapa karya bangunan yg disebut-sebut sebagai arsitektur lokal. Hampir setiap suku di Indonesia memiliki kekayaan arsitektur lokal. Bahkan jauh sebelum arsitektur modern di kenal, para leluhur negeri kita sudah mengembangkan arsitektur dengan kesederhanaan material yg dipakai, misanya kayu & daun. Salah satu arsitektur lokal yg masih bertahan hingga kini adalah Rumah Honai, rumah adat suku Dani yg tinggal di lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Keberadaaan Rumah Honai ini dapat ditemukan di lembah-lembah & pegunungan di tengah pulau Papua khususnya di ketinggian 1.600 1.700 meter di atas permukaan air laut. Selain suku Dani, ada beberapa suku lain yg hidup bertetangga di lembah ini yakni Suku Yali & suku Lani dengan populasi sekitar 100.000 jiwa. Mari kita kenali seperti apa itu rumah Honai.

Spoiler for :
Rumah Honai karya arsitektur dari Papua



Honai merupakan sbuah rumah mungil yg unik dengan bentuk seperti jamur. Rumah ini memiliki bentuk dasar lingkaran dengan rangka kayu berdinding anyaman dengan atap kerucut yg terbuat dari jerami. Tingginya cuma 2,5 meter yg kalau dilihat dari udara terlihat seperti jamur berwarna cokelat kehitaman berjajar di sepanjang lembah.
Karya tangan arsitektur Honai ini sangatlah unik. Material yg dipakai dalam menciptakan Honai 100% berasal dari bahan alami yg dapat diperbaharui. Lantai tanah, dinding anyaman & atap jerami merupakan bahan yg sangat ramah lingkungan. Bentuk rumah dengan atap menutup hingga ke bawah ini ternyata bertujuan untuk melindungi seluruh permukaan dinding supaya tidak terkena air hujan. Sekaligus dapat meredam hawa dharap supaya tidak masuk ke dalam rumah.

Spoiler for :
Rumah Honai karya arsitektur dari Papua



Selain berfungsi sebagai tempat tinggal, rumah Honai juga berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan perang atau berburu, tempat melatih anak laki-laki supaya jadi orang yg kuat saat dewasa nanti sehingga dapat melindungin sukunya, tempat untuk menyusun strategi perang, juga tempat mnyimpan segala simbol & peralatan warisan leluhur.

Waktu yg tepat bagi kita bila harap melihat & mengunjungi Honai adalah ketika Festival Lembah Baliem digelar. Ini adalah festival eksibisi seni budaya dari masyarakat Pegunungan Tengah Papua. Lengkap dengan atraksi perang antar suku. Festival ini mulai digelar sejak tahun 1989 setiap bulan Agustus, bertepatan dengan bulan seremoni kemerdekaan Republik Indonesia.

Dikutip dari halaman twitter resmi PON XX PAPUA 2021 yg mengulas sedikit tentang rumah Honai, sepertinya festival tahun ini akan berpeluang supaya pengunjung baik atlet, pejabat, & sebagainya, dapat melihat & mengunjungi Honai di PON XX PAPUA 2021 oktober mendatang. Semoga acaranya berjalan lancar & sukses.

Info ter-update dapat di jangkau pada halaman resmi PON XX PAPUA 2021 di berbagai platform:




Hari ini 19:48
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.