yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Langkah Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang setiap hari keliling kampung dinilai politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul hanyalah sebuah pencitraan. Sebab, kata Ruhut, meskipun melakukan pendekatan secara emosional kepada masyarakat wajib dilakukan, namun bukan berarti hal itu harus dilakukan setiap hari. Sebab, tugas lain juga tengah menumpuk di meja Gubernur.
Namun, menurut pengamat politik Universitas Indonesia, Iberamsjah, pernyataan Ruhut itu mencerminkan Ruhut tidak mengerti arti kepemimpinan. “Sebagai pemimpin baru, Jokowi harus menemukan kenyataan di Lapangan, Ruhut tidak mengerti tugas pemimpin,” kata Iberamsjah, Rabu (24/10/2012).
Menurut Iberamsjah, sangat tidak adil apabila menilai kinerja Jokowi dalam waktu yang sangat singkat, apalagi hanya dalam waktu sembilan hari. “Kita lihat setahun saja, Jokowi itu bukan Aladin yang punya lampu ajaib di dongeng negeri seribu satu malam, minimal setahun sudah terlihat tanda-tanda penyelesaian suatu masalah. Bangun Rumah susun itu misalnya, itu kan membutuhkan waktu lama, enggak hanya sebulan,” ujar Iberamsjah.
Dikatakan Guru Besar UI itu, sebaiknya masyarakat dan para politikus memberikan kesempatan kepada Jokowi. “Bila setahun tidak ada kemajuan, baru ramai-ramai sorotin, “gebukin”,” kata Iberamsjah.
Menurutnya, langkah Jokowi yang turun ke kampung-kampung itu ialah sebuah terobosan, dalam upaya mencari fakta di lapangan. “Saya yakin, Jokowi akan bertahan dalam lima tahun mendatang,” katanya.