Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan, bulan penuh ampunan. Dalam KBBI, Ramadhan merupakan bulan ke-9 tahun Hijriah (29 atau 30 hari), pada bulan ini orang Islam yg sudah akil balig diwajibkan berpuasa. Puasa Ramadhan juga merupakan rukun Islam yg wajib dilaksanakan, Rasulullah shallallaahualaihi wa sallam bersabda yg artinya: Islam dibangun di atas lima (tonggak): mentauhidkan (mengesakan) Allah, menegakkan shalat, membayar zakat, puasa Ramadhan, & Haji. Seorang laki-laki mengatakan: Haji & puasa Ramadhan maka Ibnu Umar radhiyallahuanhu berkata: Tidak, puasa Ramadhan & haji, begitu ini saya sudah mendengar dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Dalam pelaksanaanya, puasa Ramadhan dimulai saat sahur & ditutup saat maghrib, perintah melaksanakan puasa bertujuan untuk mengisyaratkan hakikat puasa, karena Allah subhaanahu wa taala berfirman dalam surat Al Baqarah ayat ke 183 yg artinya: Hai orang-orang yg beriman, diwajibkan atas anda berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum anda supaya anda bertakwa. Diistilahkan takwa karena dalam penerapan puasa Ramadhan seorang muslim diperintahkan untuk melaksanakan perintah & menjauhi laranganNya misalnya tidak mengkonsumsi makanan, minuman & mengerjakan hubungan badan dengan pasangan pada siang hari bulan Ramadhan. Intinya, semua bentuk perjuangan setiap muslim dalam menggapai keridhoan Allah pada ibadah Ramadhan tergolong bentuk ketakwaan sebagaimana tujuan murni dari ibadah tersebut.
Keutamaan puasa Ramadhan dihinggakan Rasulullah saw sebagai sarana untuk mendapatkan ampunan, dalam hadits yg artinya: Barangsiapa yg berpuasa di bulan Ramadhan karena iman & mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.
Selain jadi sarana untuk mendapatkan ampunan, puasa Ramadhan juga jadi saran untuk berjihad di jalan Allah, guna menegakkan amar maruf nahi munkar, karena hakikat jihad adalah suatu daya upaya untuk mencapai kebaikan. Puasa Ramadhan juga jadi sarana dakwah Islam untuk menyerukan manusia dalam mengokohkan iman.
Dari penjabaran sederhana di atas, maka tujuan & fungsi puasa Ramadhan adalah
1. Sebagai sarana untuk mendapatkan ampunan Allah swt
2. Sebagai jalan jihad kepada Allah guna menegakkan amar maruf nahi munkar
3. Sebagai sarana dakwah Islam
4. Sebagai sarana memperkokoh iman
Telah banyak penelitian soal puasa dalam kesehatan, contohnya puasa itu bagus untuk pengendalian emosi, sehingga hati lebih tenang, kesehatan mata juga terjaga. Allah subhaanahu wa taala sudah menciptakan tekanan fisiologi dalam bola mata yg disebut dengan tekanan intraokuler. Tekanan yg memiliki rentang normal antara 10 - 20 mmHg7 ini berfungsi untuk menstabilkan bentuk mata, mensuplai nutrisi ke mata & sebagai mediator refraksi/pembiasan cahaya sehingga mata dapat dipakai untuk melihat. Tekanan intraokuler dianalogikan seperti tekanan darah dimana ketika tekanannya menurun atau meningkat dapat mempengaruhi fungsi mata. Kaitannya dengan puasa Ramadhan, ibadah ini memiliki pengaruh secara langsung kepada kesehatan mata baik ditinjau dari fisiologi tekanan intraokuler itu sendiri hingga kadar air mata, & juga fungsi lensa mata.
Bukan cuma itu berdasarkan penelitian, puasa juga memiliki pengaruh kepada peningkatan tekanan intraokular khususnya pada pagi hari baik pada orang sehat maupun orang dengan gangguan glaucoma. Hal ini disebabkan karena asupan cairan atau makanan khususnya pada saat sahur.
Puasa Ramadhan juga memiliki pengaruh kepada penurunan fungsi air mata sebagai efek perubahan porsi asupan makanan sehingga ketika sahur & berbuka disarankan untuk mengkonsumsi makanan yg mengandung protein, zinc, kalium, vitamin A, vitamin B6 & vitamin C untuk menjaga fungsi & kadar air mata.12 Sementara dari aspek lensa mata, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa puasa Ramadhan tidak berpengaruh kepada derajat keparahan penyakit myopia13atau rabun jauh.
Maka puasa merupakan salah satu ikhtiar pengobatan, selain pengobatan ruh juga fisik, karena bagi pasien yg sedang mengalami penyakit mata semisal glaukoma disarankan untuk konsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan saran kondusif atau tidaknya menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Namun bagi pasien yg sehat, sebuah studi menjelaskan bahwa, puasa Ramadhan tidak memiliki pengaruh kepada fisiologi mata baik dari sisi tekanan intraokuler & fungsi pengelihatan.
Hari ini 00:20
Dalam pelaksanaanya, puasa Ramadhan dimulai saat sahur & ditutup saat maghrib, perintah melaksanakan puasa bertujuan untuk mengisyaratkan hakikat puasa, karena Allah subhaanahu wa taala berfirman dalam surat Al Baqarah ayat ke 183 yg artinya: Hai orang-orang yg beriman, diwajibkan atas anda berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum anda supaya anda bertakwa. Diistilahkan takwa karena dalam penerapan puasa Ramadhan seorang muslim diperintahkan untuk melaksanakan perintah & menjauhi laranganNya misalnya tidak mengkonsumsi makanan, minuman & mengerjakan hubungan badan dengan pasangan pada siang hari bulan Ramadhan. Intinya, semua bentuk perjuangan setiap muslim dalam menggapai keridhoan Allah pada ibadah Ramadhan tergolong bentuk ketakwaan sebagaimana tujuan murni dari ibadah tersebut.
Keutamaan puasa Ramadhan dihinggakan Rasulullah saw sebagai sarana untuk mendapatkan ampunan, dalam hadits yg artinya: Barangsiapa yg berpuasa di bulan Ramadhan karena iman & mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.
Selain jadi sarana untuk mendapatkan ampunan, puasa Ramadhan juga jadi saran untuk berjihad di jalan Allah, guna menegakkan amar maruf nahi munkar, karena hakikat jihad adalah suatu daya upaya untuk mencapai kebaikan. Puasa Ramadhan juga jadi sarana dakwah Islam untuk menyerukan manusia dalam mengokohkan iman.
Dari penjabaran sederhana di atas, maka tujuan & fungsi puasa Ramadhan adalah
1. Sebagai sarana untuk mendapatkan ampunan Allah swt
2. Sebagai jalan jihad kepada Allah guna menegakkan amar maruf nahi munkar
3. Sebagai sarana dakwah Islam
4. Sebagai sarana memperkokoh iman
Telah banyak penelitian soal puasa dalam kesehatan, contohnya puasa itu bagus untuk pengendalian emosi, sehingga hati lebih tenang, kesehatan mata juga terjaga. Allah subhaanahu wa taala sudah menciptakan tekanan fisiologi dalam bola mata yg disebut dengan tekanan intraokuler. Tekanan yg memiliki rentang normal antara 10 - 20 mmHg7 ini berfungsi untuk menstabilkan bentuk mata, mensuplai nutrisi ke mata & sebagai mediator refraksi/pembiasan cahaya sehingga mata dapat dipakai untuk melihat. Tekanan intraokuler dianalogikan seperti tekanan darah dimana ketika tekanannya menurun atau meningkat dapat mempengaruhi fungsi mata. Kaitannya dengan puasa Ramadhan, ibadah ini memiliki pengaruh secara langsung kepada kesehatan mata baik ditinjau dari fisiologi tekanan intraokuler itu sendiri hingga kadar air mata, & juga fungsi lensa mata.
Bukan cuma itu berdasarkan penelitian, puasa juga memiliki pengaruh kepada peningkatan tekanan intraokular khususnya pada pagi hari baik pada orang sehat maupun orang dengan gangguan glaucoma. Hal ini disebabkan karena asupan cairan atau makanan khususnya pada saat sahur.
Puasa Ramadhan juga memiliki pengaruh kepada penurunan fungsi air mata sebagai efek perubahan porsi asupan makanan sehingga ketika sahur & berbuka disarankan untuk mengkonsumsi makanan yg mengandung protein, zinc, kalium, vitamin A, vitamin B6 & vitamin C untuk menjaga fungsi & kadar air mata.12 Sementara dari aspek lensa mata, sebuah penelitian menyimpulkan bahwa puasa Ramadhan tidak berpengaruh kepada derajat keparahan penyakit myopia13atau rabun jauh.
Maka puasa merupakan salah satu ikhtiar pengobatan, selain pengobatan ruh juga fisik, karena bagi pasien yg sedang mengalami penyakit mata semisal glaukoma disarankan untuk konsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan saran kondusif atau tidaknya menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Namun bagi pasien yg sehat, sebuah studi menjelaskan bahwa, puasa Ramadhan tidak memiliki pengaruh kepada fisiologi mata baik dari sisi tekanan intraokuler & fungsi pengelihatan.
Hari ini 00:20