Arief
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 511
- Sejak
- 13 Apr 2006
- Pesan
- 1.320
- Nilai reaksi
- 19
- Poin
- 38
JAKARTA--MICOM: Gerakan kepedulian seribu rupiah bagi penderita penyakit langka Guillain-Barre Syndrome (GBS) yang menimpa Muhammad Azka Arriziq dan Shafa dimulai Minggu (7/8). Aksi sosial tersebut dilakukan setelah kedua bocah malang berusia 4 tahun itu tidak sanggup membayar biaya pengobatan yang mencapai ratusan juta rupiah.
“Gerakan ini untuk menghimpun danang kemanusiaan masyarakat luas untuk meringankan biaya pengobatan dan perawatan Shafa dan Azka," ungkap Ketua Gerakan Rp1.000, Silvia Wahyuni, di Jakarta. Minggu (7/8).
Azka dirawat di RSCM sejak 2 Agustus 2011. Kondisi bocah penderita penyakit langka Guillain-Barre Syndrome (GBS) yang baru berusia 4 tahun 2 bulan itu belum juga membaik. Sedangkan Shafa mulai mendapatkan perawatan dari psikolog untuk menghilangkan trauma penyakit tersebut dan belajar bernafas.
Silvia mengatakan, selain mengumpulkan danang, ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi sarana sosialisasi penyakit langka yang mematikan tersebut.
"Ini juga untuk menyosialisasikan penyakit GBS kepada masyarakat, keluhannya, klinis, sampai tindakan medis berdasarkan pengalaman,” tegasnya.