Valentino Rossi kembali gagal mendongkrak performanya bersama Ducati. Pembalap kawakan yang musim depan akan kembali ke Yamaha ini pun mengaku tak bisa berbuat lebih untuk mengangkat performa Desmosedici.
Rossi mengawali seri MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi dengan menempati urutan sembilan. Namun, dia gagal memberikan hasil maksimal di mana hanya mampu melintas garis finis di urutan tujuh.
Melihat hasil tersebut, Rossi menilai motornya masih punya banyak masalah terutama saat melahap tikungan dan ban belakang yang kerap spin saat melakukan akselerasi.
“Saya pikir, kami sudah melakukan yang terbaik sepanjang pekan ini. Kami mengerjakan motor dengan cukup baik, dan saya juga punya settingan yang bagus saat lomba,” tutur Rossi dikutip Crash.net, Minggu (14/10/2012).
“Sayangnya, ini adalah potensi terbaik kami untuk saat ini. Kecepatan kami masih belum selevel dengan yang lain, terutama di awal-awal lap. Saya bahkan tidak mampu mengejar Stefan Bradl (tim satelit Honda),” pungkasnya.
Rossi mengawali seri MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi dengan menempati urutan sembilan. Namun, dia gagal memberikan hasil maksimal di mana hanya mampu melintas garis finis di urutan tujuh.
Melihat hasil tersebut, Rossi menilai motornya masih punya banyak masalah terutama saat melahap tikungan dan ban belakang yang kerap spin saat melakukan akselerasi.
“Saya pikir, kami sudah melakukan yang terbaik sepanjang pekan ini. Kami mengerjakan motor dengan cukup baik, dan saya juga punya settingan yang bagus saat lomba,” tutur Rossi dikutip Crash.net, Minggu (14/10/2012).
“Sayangnya, ini adalah potensi terbaik kami untuk saat ini. Kecepatan kami masih belum selevel dengan yang lain, terutama di awal-awal lap. Saya bahkan tidak mampu mengejar Stefan Bradl (tim satelit Honda),” pungkasnya.