Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ciao Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar rombakan gila Mercedes-Benz OH 1113 lawas karya bengkel Kartim Medan yg dibuat body Jetbus 3+ HDD versi KW dengan sasis yg dipotong untuk jadi spaceframe.
sumber gambar
Rombak bus sudah biasa. Ini dilakukan untuk memperbaharui tampilan bus, tanpa harus membeli sasis baru lagi yg sangat mahal. Namun yg ini berbeda, OH 1113 lawas milik PO Barumun dirombak ekstrim, dengan dek SHD & juga sasis spaceframe atau semi monocoque (layaknya OH 1626).
Awalnya ane tidak tahu rebody dari body apa, kemungkinan akbar rebody dari body tua. Hanya saja, yg jelas basis sasisnya adalah sasis Mercedes-Benz OH 1113 generasi kedua, pendahulu OH 1518 & OH 1521 dengan GVW standar 13.2 ton & tenaga 170hp, yg sangat ngetren di tahun 80-90an. Bodynya sendiri dibuat oleh Bengkel Kartim yg lokasinya ada di Medan, Sumatera Utara.
Wheelbasenya sekilas terlihat lebih panjang dari wheelbase standar OH 1113, kemungkinan karena sasis spaceframe-nya.
sumber gambar
Sebenarnya ane juga kurang tahu ini beneran HDD atau malah MHD/SHD, tetapi melihat dari stiker depan yg bertuliskan Jetbus 3+ HDD, kemungkinan akbar bodynya memang HDD. Memang, di Medan banyak bus-bus modifikasi gila, mulai dari OH 1521 yg dibuat tronton dengan ban belakang yg dapat berbelok, OH 1521 yg dibuat spaceframe (populasinya lumayan banyak ini), & lain sebagainya.
Interiornya standar-standar saja, layaknya bus non-AC kelas Ekonomi Luxury di Sumatera kebanyakan. Seat 2-2 berbahan beludru khas bus Sumateraan, dengan toilet, tanpa AC & tentunya "sleeper class" spesifik crew di bagian belakang. Dashboardnya agak berbeda, bentuknya mirip dashboard Jetbus 3+ cuma saja terlihat polos saja.
Interiornya standar bus Ekonomi Lux di Sumatera.
sumber gambar
Bagasinya, karena sasisnya dipotong & disambung lagi dengan rangka spaceframe, sangat luas. Dari informasi yg ane dapatkan, dapat muat sekitar 5 unit motor beberapa barang kecil lain.
Sementara eksteriornya mirip sekali Jetbus 3+ HDD versi perdana dengan selendang 3+ standar non Voyager. Namun memang kalau dilihat lebih cermat, terdapat beberapa disparitas dibanding versi aslinya, misal topi yg menurut ane berbeda, & juga lubang belakang bagian atas yg jumlahnya cuma 2. Seperti biasa juga, bus ini dilengkapi tameng karena di Sumatera masih banyak atlet lempar batu yg kerjaannya merugikan orang dengan melemparkan batu ke kaca bus-bus di jalan.
Interior bagian depan.
sumber gambar
Bus ini dioperasikan oleh PO Barumun untuk rute Medan-Pasir Pangaraian dengan kelas Ekonomi Luxury non AC dengan kaca geser. Untuk market di Sumatera, bus kelas Non AC memang masih memiliki market yg lumayan besar, karena banyak orang tidak menyukai AC & lebih menyukai angin alami saja.
Sumber:1,2
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Kemarin 21:35
Rombak bus sudah biasa. Ini dilakukan untuk memperbaharui tampilan bus, tanpa harus membeli sasis baru lagi yg sangat mahal. Namun yg ini berbeda, OH 1113 lawas milik PO Barumun dirombak ekstrim, dengan dek SHD & juga sasis spaceframe atau semi monocoque (layaknya OH 1626).
Awalnya ane tidak tahu rebody dari body apa, kemungkinan akbar rebody dari body tua. Hanya saja, yg jelas basis sasisnya adalah sasis Mercedes-Benz OH 1113 generasi kedua, pendahulu OH 1518 & OH 1521 dengan GVW standar 13.2 ton & tenaga 170hp, yg sangat ngetren di tahun 80-90an. Bodynya sendiri dibuat oleh Bengkel Kartim yg lokasinya ada di Medan, Sumatera Utara.
sumber gambar
Sebenarnya ane juga kurang tahu ini beneran HDD atau malah MHD/SHD, tetapi melihat dari stiker depan yg bertuliskan Jetbus 3+ HDD, kemungkinan akbar bodynya memang HDD. Memang, di Medan banyak bus-bus modifikasi gila, mulai dari OH 1521 yg dibuat tronton dengan ban belakang yg dapat berbelok, OH 1521 yg dibuat spaceframe (populasinya lumayan banyak ini), & lain sebagainya.
Interiornya standar-standar saja, layaknya bus non-AC kelas Ekonomi Luxury di Sumatera kebanyakan. Seat 2-2 berbahan beludru khas bus Sumateraan, dengan toilet, tanpa AC & tentunya "sleeper class" spesifik crew di bagian belakang. Dashboardnya agak berbeda, bentuknya mirip dashboard Jetbus 3+ cuma saja terlihat polos saja.
sumber gambar
Bagasinya, karena sasisnya dipotong & disambung lagi dengan rangka spaceframe, sangat luas. Dari informasi yg ane dapatkan, dapat muat sekitar 5 unit motor beberapa barang kecil lain.
Sementara eksteriornya mirip sekali Jetbus 3+ HDD versi perdana dengan selendang 3+ standar non Voyager. Namun memang kalau dilihat lebih cermat, terdapat beberapa disparitas dibanding versi aslinya, misal topi yg menurut ane berbeda, & juga lubang belakang bagian atas yg jumlahnya cuma 2. Seperti biasa juga, bus ini dilengkapi tameng karena di Sumatera masih banyak atlet lempar batu yg kerjaannya merugikan orang dengan melemparkan batu ke kaca bus-bus di jalan.
sumber gambar
Bus ini dioperasikan oleh PO Barumun untuk rute Medan-Pasir Pangaraian dengan kelas Ekonomi Luxury non AC dengan kaca geser. Untuk market di Sumatera, bus kelas Non AC memang masih memiliki market yg lumayan besar, karena banyak orang tidak menyukai AC & lebih menyukai angin alami saja.
Sumber:1,2
Pic: Terlampir
Narasi: Opini Pribadi
Disclaimer: Thread ini tak bermaksud untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani