• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Rolls-Royce Diduga Menyuap di Indonesia dan China

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
vNoX.jpg

ilustrasi suap

Perusahaan pembuat mesin pesawat terbang Rolls-Royce, Kamis (6/12/2012), mengatakan bahwa perusahaan ini kemungkinan besar akan terjerat masalah hukum atas dugaan melakukan penyuapan di Indonesia dan China.

Pihak manajemen Rolls-Royce baru saja memberikan informasi soal dugaan penyuapan di kedua negara ini kepada Badan Urusan Penipuan Serius (SFO) Inggris.

"Masih terlalu dini untuk memprediksi hasilnya. Namun, tuntutan hukum ini nantinya bisa menjerat individu dan perusahaan," demikian pernyataan resmi Rolls-Royce.

"Ini (tuntutan hukum) menyusul permintaan informasi dari SFO terkait dugaan suap di Indonesia dan China. Investigasi yang dilakukan Rolls-Royce menunjukkan adanya suap di kedua negara ini dan pasar lain di luar negeri," ujar Rolls-Royce sambil menambahkan bahwa perusahaan itu akan bekerja sama dengan SFO.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Rolls-Royce John Rishton mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan adanya praktik bisnis yang tidak benar dan akan mengambil tindakan atas dugaan suap ini.

"Rolls-Royce adalah perusahaan dengan prospek yang sangat baik dan saya tak bisa menerima sikap yang bisa merusak kesuksesan masa depan," ujar Rishton.

Bisnis Rolls-Royce di China terbilang cukup besar. Perusahaan ini memiliki hampir 2.000 karyawan, yang tersebar di sejumlah kota di China.

Dari China saja, Rolls-Royce meraup keuntungan sebesar 934 juta poundsterling pada 2011. Dengan angka sebesar ini, China menjadi pasar terbesar keempat bagi Rolls-Royce.

Sementara itu, pasar Rolls-Royce di Indonesia terbilang kecil. Perusahaan ini memasok mesin untuk kebutuhan sipil, militer, kelautan, dan energi.

Rolls-Royce juga memasok mesin untuk angkatan udara Indonesia. Selain itu, Rolls-Royce juga memasok sistem baling-baling untuk kapal-kapal sipil dan militer Indonesia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.