• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rokok baru tanpa asap dijual di Tokyo

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Zenman
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Zenman

IndoForum Beginner C
No. Urut
79095
Sejak
31 Agt 2009
Pesan
857
Nilai reaksi
14
Poin
18
Rokok baru tanpa asap dijual di Tokyo



Japan Tobacco, Inc, mulai menjual rokok jenis baru yang tidak melepaskan asap, tetapi reaksi dari perusahaan-perusahaan penerbangan besar Jepang dan Japan Railways pada penggunaan rokok baru untuk digunakan di transportasi publik bermacam-macam.



Seperti yang dikutip megindo.net dari mdn.mainichi.jp, rokok baru tersebut, yang dijual dengan nama "Zero Style Mint", menggunakan berbagai selongsong, masing-masing berisi daun tembakau, yang diatur di dalam rokok dan dihisap. Satu pak dengan dua selongsong dijual seharga 300 yen. Saat ini, rokok tersebut hanya dijual di Tokyo, namun berdasarkan seberapa baik penjualannya, rokok tersebut mungkin akan tersedia di seluruh Jepang.

"Mereka terjual dengan baik. Beberapa orang telah membeli beberapa pak sekaligus, dan mereka tampak seperti akan kehabisan sebelum hari penjualan selesai. Sejak pertama kali diumumkan akan dijual, ada juga banyak pelanggan menanyakan tentang rokok tersebut", kata salah seorang karyawan di sebuah toko rokok di Tokyo.

Meskipun rokok baru itu bisa digunakan di depan umum, telah menimbulkan pertanyaan lain.

Seorang juru bicara dari Japan Airlines mengatakan, "Kami tidak memiliki keluhan dengan pelanggan yang menggunakan rokok tanpa asap, termasuk pada penerbangan internasional."

All Nippon Airways, telah mengambil sikap yang berlawanan. Juru bicara mereka mengatakan, "Rokok tidak berasap tidak dapat dihisap dalam penerbangan. Bahkan walaupun tanpa asap, benda itu masih rokok".

Sikap dari East Japan Railway Co. dinyatakan sebagai, "Pada saat ini, kami tidak memiliki tujuan khusus yang melarang rokok tanpa asap".

Central Japan Railway Co. sama-sama menyatakan penerimaan mereka terhadap rokok, dengan juru bicaranya yang mengatakan, "Kami tidak menganggapnya sebagai subjek kebijakan tidak-merokok kami. Namun, staf kami dapat turun tangan jika perlu untuk mencegah ketidaknyamanan penumpang lain".

Juru bicara dari West Japan Railway Co., mengatakan bahwa mereka belum memutuskan kebijakan, dan ada kemungkinan bahwa mereka tidak akan mengizinkan penggunaan rokok di kereta api mereka.

Di antara pemerintah prefektur dan lokal, kecenderungan terhadap penerimaan rokok tanpa asap juga terlihat.

Di Chiyoda Ward, Tokyo, sebuah peraturan lokal melarang siapapun merokok di setiap jalan umum atau trotoar, tetapi seorang pejabat berkata, "Saat ini, rokok tanpa asap bukan merupakan subyek pada peraturan larangan merokok".

Seorang lelaki yang membeli rokok tanpa asap di daerah itu merasa senang dengan rokok barunya, "Di masa lalu, saya harus membayar denda karena merokok di depan umum, tetapi dengan ini saya tidak perlu khawatir".

Bahkan Prefektur Kanagawa, yang pada bulan April mulai menegakkan peraturan larangan merokok pertama di negara itu untuk fasilitas dalam ruangan seperti restoran, mengatakan bahwa rokok tanpa asap akan diizinkan. Sementara mereka yang merokok rokok biasa di berbagai kawasan bebas rokok akan didenda 2.000 Yen, orang yang menggunakan rokok tanpa asap akan ditinggalkan sendirian.

Namun, tujuan sebenarnya dari prefektur tersebut adalah pengurangan penggunaan tembakau. "Bahkan jika rokok itu tanpa asap, mereka masih buruk bagi kesehatan. Saya berharap bahwa orang-orang akan benar-benar berhenti merokok", kata ketua kelompok kebijakan anti-merokok di prefektur tersebut. source : megindo.net


hua.. di sana sudah dijual nih.. di indo ada juga ga ya :D
 
Silahkan bagi yg merokok ganti rokonya dengan yg ini, kalo yg belum merokok mending jgn ikut2an merokok/no1
 
wah aneh juga gimana jadinya rokok gak berasap /hmm

Tapi kalo berhasil ini bisa jadi terobosan baru nih /gg

Bahaya rokok setidaknya bisa diminimalisir kan /gg
 
bukanya katanya di indo dah di jual rokok tanpa asap?
:D:D:D
Apakah Rokok Elektronik bisa menggeser rokok konvensional?
« pada: Juli 09, 2008, 06:26:07 »

Usaha para perokok untuk bisa meninggalkan barang yang menurut riset telah menelan banyak korban ini akan menjadi sangat sulit nampaknya. Rokok rasanya mungkin terlalu menggoda hingga tak mungkin untuk ditinggalkan bagi mereka yang sudah kecanduan. Bahkan walaupun pemerintah selalu mencantumkan peringatan mengenai bahaya merokok (seperti impotensi, serangan jantung, gangguan kehamilan dan janin, etc) dalam setiap kemasan-kemasan rokok, tapi rokok selalu terkuras habis dari produsen-produsennya. Apakah sensasi rokok lebih menggoda daripada ketakutan terhadap berbagai akibat yang bisa dideritanya?

Di sisi lain, manusia melalui teknologi-nya selalu ingin melakukan inovasi-inovasi produk baru yang diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah yang terjadi di bumi ini dan menjadikan kehidupan di bumi ini menjadi lebih baik, lebih mudah. Walaupun kadang kala teknologi yang berkembang adakalanya menimbulkan masalah baru. Walaaaah... kok jadi bertele-tele gini pembukaannya... ^_^ nyengir. Langsung aja, back to topic yang mau dibahas.

Kemarin dapet pesan dari salah seorang teman di dunia maya via YM, “Mas, tahu tentang rokok elektronik gak? Gimana yach supaya kita bisa bikin barang yang serupa dengan harga yang lebih terjangkau”. Saya spontan jawab, “Hah... rokok elektronik. Emang ada”. Hahahaha... ternyata gw gaptek juga yah! ^_^ Akhirnya hari itu juga langsung nyediain sesajen buat jin Google dan minta tolong dikasih informasi tentang barang tersebut. Gak sia-sia juga saya nanya sama si jin Google, coz dikasih ribuan link buat baca-baca tuh artikel. So... ni kesimpulan yang saat ini didapet :

Rokok elektronik atau yang lebih dikenal dengan sebutan E-cigarette adalah rokok jenis baru yang diharapkan dapat meminimalisir pengaruh-pengaruh buruk dari rokok-rokok konvensional. Rokok elektronik ini hanya mengandung nikotin dan propylene glycol saja. Coba bandingkan dengan rokok konvensional yang konon mengandung ratusan bahkan ribuan toxic yang ada di dalamnya.

Rokok elektronik ini memiliki 2 bagian utama, pertama adalah catridge yang merupakan wadah untuk menyimpan nikotin dan propylene glycol serta sedikit air dimana isinya ini dapat diisi ulang (refill), bagian kedua adalah mini baterai yang juga bisa diisi ulang. Yang jelas rokok jenis ini tidak menimbulkan asap (hanya berupa sedikit uap), tidak memerlukan korek tentunya untuk menyulut ujung rokok, tidak menimbulkan bau di baju, dan bisa dihisap dimana saja.



Lalu bagaimanakah cara kerja dari rokok elektronik ini?

Pertama : Ketika seseorang menghirup ujung rokok, maka air flow sensor akan mendeteksi adanya aliran udara di ujung rokok.

Kedua : Sensor ini kemudian akan memberitahukan microprosessor untuk melakukan berbagai aksi

Ketiga : Ketika microprocessor mendapat sinyal dari air flow sensor, maka device ini akan melakukan beberapa aksi, yaitu : mengaktifkan atomizer atau nebulizer untuk menyemprotkan campuran bahan yang ada di dalam catridge, termasuk menaburkan nikotin. Adapun penambahan propylene glycol yang dicampurkan ke dalam catridge ini adalah untuk membuat terciptanya uap/kabut yang hampir mirip dengan asap rokok konvensional. Aksi kedua yang dilanjutkan oleh si microprocessor adalah menyalakan LED (Light Emitting Diode) berwarna orange, supaya memberikan sensasi sebagaimana rokok terbakar ketika dihisap.

Masalah harga, rokok elektronik ini dibandrol dengan bervariasi. Mulai dari harga Rp. 600.000. kedip Dan refill sendirnya pun bervariasi, mulai dari variasi kandungan nikotin, sampai variasi kandungan bahan lainnya yang tentunya menambah sensari rasa rokok modern ini.

Huggh.... nampaknya mantap bukan? Walaupun saya bukan seorang perokok, tapi rasanya rokok jenis ini bisa menggeser rokok konvensional. Entahlah benar atau tidak, atau apakah sensasi bisa mengepul-ngepul asap hingga membentuk lingkaran asap rokok di udara lebih disukai dibandingkan hanya uap rokok elektronik
 
efek perokok pasifnya masih ada ga ya...........
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.