Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.416
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Rodgers kecewa gagal menang, tapi puas terhadap performa Leicester.
Manajer Leicester City Brendan Rodgers (kanan) mengerjakan tos dengan penyerang Jamie Vardy seusai laga lanjutan Liga Inggris kontra Watford yg digelar tanpa penonton karena pandemi COVID-19 di Stadion Vicarage Road, Watford, Inggris, Sabtu (20/6/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Regan)
Jakarta (ANTARA) - Manajer Leicester City Brendan Rodgers kecewa timnya gagal menang karena diimbangi Watford 1-1 dalam laga Liga Inggris, tetapi puas atas performa timnya di Stadion Vicarage Road, Sabtu.
Laga tanpa penonton itu menandai penampilan perdana Leicester dan Watford setelah keduanya dipaksa beristirahat karena pandemi COVID-19.
Rodgers sempat mengira Leicester sudah memperoleh tiga poin penuh ketika Ben Chilwell membawa Leicester memimpin tepat pada ujung waktu normal lewat tembakan kerasnya.
"Itu sepakan brilian dari Ben & saya kira saat itu kami pantas meraih kemenangan," mengatakan dia selepas pertandingan dalam laman Leicester.
"Saya pikir dari sudut pandang kebugaran para pemain, gol itu sangat luar biasa."
Baca juga: Watford, Leicester berbagi poin setelah tutup laga secara dramatis
Baca juga: Sukses dapatkan Timo Werner, Chelsea kini incar Ben Chilwell
Leicester melewatkan babak perdana tanpa melepaskan satu pun tembakan tepat target & baru tampak meningkat performanya pada paruh kedua.
Gol di pengujung waktu normal itu sayangnya tak menjamin kemenangan Leicester karena ada menit ketiga injury time kegagalan mereka mengantisipasi sepak pojok harus dibayar mahal karena Craig Dawson mencetak gol lewat tembakan akrobatik & memaksakan laga berakhir imbang 1-1.
"Ya, cukup disayangkan. Boleh jadi itu merupakan satu-satunya cara kami kebobolan, entah lemparan ke dalam atau sepak pojok. Sayangnya keberuntungan tak memihak kami," mengatakan Rodgers.
"Datang kemari memang sering jadi tantangan tersendiri, apalagi di posisi mereka sekarang. Seharusnya kami meraih tiga poin, tetapi kami terima satu poin ini & beranjak ke pertandingan berikutnya," pungkas Rodgers.
Hasil imbang ini menciptakan Leicester yg menempati posisi ketiga klasemen kini mengoleksi 54 poin atau menambah jarak jadi enam poin dari Chelsea (48) pada peringkat keempat.
Leicester selanjutnya akan menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga pekan ke-31 di Stadion King Power pada Rabu dini hari WIB pekan depan.
Baca juga: Leicester tidak tertarik beli Philippe Coutinho
Baca juga: Penalti Bruno Fernandes buat MU amankan satu poin di Tottenham
Baca juga: Dicukur Southampton 0-3, Norwich kian terbenam di dasar klasemen
Berita diatas dikutip dari internet, jika Rodgers kecewa gagal menang, tapi puas terhadap performa Leicester adalah spam, mohon beritahu kami.
Manajer Leicester City Brendan Rodgers (kanan) mengerjakan tos dengan penyerang Jamie Vardy seusai laga lanjutan Liga Inggris kontra Watford yg digelar tanpa penonton karena pandemi COVID-19 di Stadion Vicarage Road, Watford, Inggris, Sabtu (20/6/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Regan)
Jakarta (ANTARA) - Manajer Leicester City Brendan Rodgers kecewa timnya gagal menang karena diimbangi Watford 1-1 dalam laga Liga Inggris, tetapi puas atas performa timnya di Stadion Vicarage Road, Sabtu.
Laga tanpa penonton itu menandai penampilan perdana Leicester dan Watford setelah keduanya dipaksa beristirahat karena pandemi COVID-19.
Rodgers sempat mengira Leicester sudah memperoleh tiga poin penuh ketika Ben Chilwell membawa Leicester memimpin tepat pada ujung waktu normal lewat tembakan kerasnya.
"Itu sepakan brilian dari Ben & saya kira saat itu kami pantas meraih kemenangan," mengatakan dia selepas pertandingan dalam laman Leicester.
"Saya pikir dari sudut pandang kebugaran para pemain, gol itu sangat luar biasa."
Baca juga: Watford, Leicester berbagi poin setelah tutup laga secara dramatis
Baca juga: Sukses dapatkan Timo Werner, Chelsea kini incar Ben Chilwell
Leicester melewatkan babak perdana tanpa melepaskan satu pun tembakan tepat target & baru tampak meningkat performanya pada paruh kedua.
Gol di pengujung waktu normal itu sayangnya tak menjamin kemenangan Leicester karena ada menit ketiga injury time kegagalan mereka mengantisipasi sepak pojok harus dibayar mahal karena Craig Dawson mencetak gol lewat tembakan akrobatik & memaksakan laga berakhir imbang 1-1.
"Ya, cukup disayangkan. Boleh jadi itu merupakan satu-satunya cara kami kebobolan, entah lemparan ke dalam atau sepak pojok. Sayangnya keberuntungan tak memihak kami," mengatakan Rodgers.
"Datang kemari memang sering jadi tantangan tersendiri, apalagi di posisi mereka sekarang. Seharusnya kami meraih tiga poin, tetapi kami terima satu poin ini & beranjak ke pertandingan berikutnya," pungkas Rodgers.
Hasil imbang ini menciptakan Leicester yg menempati posisi ketiga klasemen kini mengoleksi 54 poin atau menambah jarak jadi enam poin dari Chelsea (48) pada peringkat keempat.
Leicester selanjutnya akan menjamu Brighton & Hove Albion dalam laga pekan ke-31 di Stadion King Power pada Rabu dini hari WIB pekan depan.
Baca juga: Leicester tidak tertarik beli Philippe Coutinho
Baca juga: Penalti Bruno Fernandes buat MU amankan satu poin di Tottenham
Baca juga: Dicukur Southampton 0-3, Norwich kian terbenam di dasar klasemen
Berita diatas dikutip dari internet, jika Rodgers kecewa gagal menang, tapi puas terhadap performa Leicester adalah spam, mohon beritahu kami.