Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Masih satu seri dengan thread saya sebelumnya, mengenai pemaksimalan penggunaan lahan. Pengembangan dari cara memaksimalkan jembatan penyeberangan di jalan raya, yg mana dapat dipakai sebagai tempat orang berjualan, dimana kali ini konsep itu kemudian dikembangkan lagi pada skala yg lebih gede, yaitu menciptakan hunian di atas jalan raya.
Konsepnya dapat disebut sebagai "road in the bulding", yg mana citra konsep kasarnya itu seperti ini ...
Dimana konsep ini dapat dipakai untuk rumah susun sederhana kalangan ekonomi bawah. Dimana pada beberapa kota masalah ketersediaan lahan jadi masalah tersendiri, baik mengenai keberadaan ataupun harganya.
Tebak sendiri yg mana jalannya ...
...
Berhubung keterbatasan waktu, thread ini tidak dapat jadi langsung, & saya akan cenderung mengpakai "gambar sebagai kata". Tidak dapat jadi secara langsung, karena harus menggambar-merender. Itu, selain 'nyari ide, butuh waktu yg lumayan. Yah doakan aja, dapat selesai tepat waktu, & tidak hingga membengkak baiayanya hingga harus disuntik dana APBN segala macam ...
===> Sebelumnya perlu diingat, ini semua nantinya adalah sebatas konsep, tidak dapat dijiplak begitu aja untuk penerapan di lapangan.
...
Untuk tahap awal, saya sajikan bagian basefloor.
Pada bagian base, tidak dipakai sebagai hunian, namun selain diperuntukkan untuk tempat parkir atau tempat bermain anak, itu dipakai untuk kamar dari manager gedung, toko kelontong kecil (tempat menjual beberapa barang yg biasa diperpakai sehari-hari, semisal air minum misalnya). ataupun kamar mandi darurat (seumpama kamar mandi di lantai atasnya ada kendala, & memerlukan perbaikan hingga tidak dapat diperpakai untuk sementara).
Gambar di atas menunjukkan citra kasar mengenai itu, sedangkan pada bagian base yg ada di seberang jalan dapat diperpakai untuk tempat parkir.
Untuk masalah tempat parkir ini, memang ditujukan cuma untuk kendaraan roda dua (atau tiga) & bukan mobil. Dengan logika, bahwa kalau seseorang punya mobil, maka ia tidak layak untuk tinggal disana. Biarlah tempatnya dipakai oleh orang yg level ekonominya ada di bawahnya.
Sekian dulu untuk sementara, saya masih mempelajari kaki dari menara Eifel terkait lengkung yg cocok untuk bagian "jembatannya".
Peeeace 4 all Kemarin 23:08
Konsepnya dapat disebut sebagai "road in the bulding", yg mana citra konsep kasarnya itu seperti ini ...
Dimana konsep ini dapat dipakai untuk rumah susun sederhana kalangan ekonomi bawah. Dimana pada beberapa kota masalah ketersediaan lahan jadi masalah tersendiri, baik mengenai keberadaan ataupun harganya.
Tebak sendiri yg mana jalannya ...
...
Berhubung keterbatasan waktu, thread ini tidak dapat jadi langsung, & saya akan cenderung mengpakai "gambar sebagai kata". Tidak dapat jadi secara langsung, karena harus menggambar-merender. Itu, selain 'nyari ide, butuh waktu yg lumayan. Yah doakan aja, dapat selesai tepat waktu, & tidak hingga membengkak baiayanya hingga harus disuntik dana APBN segala macam ...
===> Sebelumnya perlu diingat, ini semua nantinya adalah sebatas konsep, tidak dapat dijiplak begitu aja untuk penerapan di lapangan.
...
Untuk tahap awal, saya sajikan bagian basefloor.
Pada bagian base, tidak dipakai sebagai hunian, namun selain diperuntukkan untuk tempat parkir atau tempat bermain anak, itu dipakai untuk kamar dari manager gedung, toko kelontong kecil (tempat menjual beberapa barang yg biasa diperpakai sehari-hari, semisal air minum misalnya). ataupun kamar mandi darurat (seumpama kamar mandi di lantai atasnya ada kendala, & memerlukan perbaikan hingga tidak dapat diperpakai untuk sementara).
Gambar di atas menunjukkan citra kasar mengenai itu, sedangkan pada bagian base yg ada di seberang jalan dapat diperpakai untuk tempat parkir.
Untuk masalah tempat parkir ini, memang ditujukan cuma untuk kendaraan roda dua (atau tiga) & bukan mobil. Dengan logika, bahwa kalau seseorang punya mobil, maka ia tidak layak untuk tinggal disana. Biarlah tempatnya dipakai oleh orang yg level ekonominya ada di bawahnya.
Sekian dulu untuk sementara, saya masih mempelajari kaki dari menara Eifel terkait lengkung yg cocok untuk bagian "jembatannya".
Peeeace 4 all Kemarin 23:08