• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Rizal Ramli Akui Kebijakan Susi Kontroversial tapi Ada Manfaatnya

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengakui langkah kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait penenggalaman kapal pelakuillegal fishing kontroversial.

Tetapi langkah itu ada manfaatnya yang cukup besar. Rizal Ramlimenyatakan karena kebijakan tersebut, tangkapan ikan tradisional naik berkali-kali lipat.

Rizal Ramli mencontohkan untuk daerah Sibolga kini tangkapan ikannya naik dua kali lipat dari 200 ton ke 400 ton.

"Negara tetangga juga dulu ikannya dari colongan kita, tapi sekarang tidak bisa, industri perikanannya juga alami kebangkrutan, rugi," kata Rizal Ramli di Gedung DPR, Senin (13/6/2016).

Menurut Menko Rizal, kebijakan itu juga momentum untuk memperbaiki industri perikanan nasional agar bisa mengeskpor hasil tangkapan ikan yang selama dicuri oleh asing.

"Dulu dicuri, kita tidak punya industri. Sekaran harus dibuka investasi dalam negeri, dan luar negeri supaya memiliki industri perikanan nilai tambah makin besar," ucap Rizal Ramli.

Rizal Ramli juga menuturkan jika ikan Indonesia tidak dicuri maka Indonesia juga bisa menjadi pengekspor ikan tuna nomor satu di dunia. "Sekarang kan kita peringkat 15 pengekspor tuna, tanpa colongan bisa nomor 1, termasuk juga beberapa jenis ikan lainnya," pungkas Rizal.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.