• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Riwayat Singkat Bhikkhu Sivali

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. cingsen
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

cingsen

IndoForum Newbie C
No. Urut
17830
Sejak
25 Jun 2007
Pesan
143
Nilai reaksi
1
Poin
18
Kisah Sivali Thera

Putri Suppavasa, dari Kundakoliya sedang hamil selama tujuh tahun dan kemudian selama tujuh hari ia mengalami kesakitan pada saat melahirkan anaknya. Ia terus merenungkan sifat-sifat khusus Sang Buddha, Dhamma dan Sangha. Ia menyuruh suaminya pergi menemui Sang Buddha untuk memberikan penghormatan dengan membungkukkan badan demi kepentingannya dan untuk memberitahu Beliau tentang keadaannya.

Ketika diberitahu mengenai keadaan putri tersebut, Sang Buddha berkata, "Semoga Suppavasa bebas dari bahaya dan penderitaan; semoga ia melahirkan anak yang sehat dan mulia dengan selamat." Ketika kata-kata ini sedang diucapkan, Suppavasa melahirkan anak di rumahnya. Pada hari itu juga, segera setelah kelahiran anak tersebut, Sang Buddha beserta beberapa bhikkhu diundang untuk datang ke rumahnya. Dana makanan diberikan di sana dan bayi yang baru saja lahir memberikan air sudah disaring kepada Sang Buddha dan para bhikkhu.
Untuk merayakan kelahiran bayi tersebut, orang tuanya mengundang Sang Buddha dan para bhikkhu ke rumah mereka untuk memberikan dana makanan selama tujuh hari.

Ketika anaknya tumbuh dewasa, ia diterima dalam pasamuan dan sebagai bhikkhu ia dikenal dengan nama Sivali. Ia mencapai tingkat kesucian arahat segera setelah kepalanya dicukur. Kemudian, ia menjadi terkenal sebagai seorang bhikkhu yang dengan mudah selalu menerima pemberian berjumlah besar. Sebagai bhikkhu penerima dana,ia tidak terbandingkan
Pada suatu kesempatan, para bhikkhu bertanya kepada Sang Buddha, mengapa Sivali, dengan memiliki bekal menjadi seorang arahat, dilahirkan di dalam rahim ibunya selama tujuh tahun.
Kepada mereka Sang Buddha menjawab, "Para bhikkhu! Dalam salah satu kelahirannya yang terdahulu, Sivali adalah anak dari raja yang kehilangan kerajaannya karena direbut oleh raja lain. Dalam usahanya untuk memperoleh kembali kerajaan mereka, ia (Sivali) telah mengepung kota kerajaan atas nasihat ibunya. Sebagai akibat, orang-orang di dalam kota itu kehabisan makanan dan air selama tujuh hari. Karena perbuatan jahat itulah, maka Sivali terkurung dalam rahim ibunya selama tujuh tahun. Tetapi sekarang, Sivali telah sampai pada akhir dari semua dukkha / penderitaan; ia telah merealisasi nibbana."

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 414 berikut :
Orang yang telah menyeberangi lautan kehidupan (samsara) yang kotor, berbahaya dan bersifat maya;
yang telah menyeberang dan mencapai 'Pantai Seberang' (nibbana);
yang selalu bersemadi, tenang, dan bebas dari keragu-raguan;
yang tidak terikat pada sesuatu apa pun dan telah mencapai nibbana,
maka ia Kusebut seorang 'brahmana'.
 
@cingsen, nice sharing...

@cingsen, sori mo mengajukan pendapat tapi pake thread anda (sedikit OOT)...

usul buat momod...dan mohon tanggapan dari rekan2 yang laen

kayanya banyak yang suka posting tentang kisah murid2 sang Buddha, kayanya bila dibuat 1 thread khusus dan kemudian di sticky lebih bagus tuh... jadi bila ada yang ingin membaca atau mempelajari lagi lebih mudah...

mungkin untuk kisah2 dhammapada juga bisa kali yach...

ditunggu tanggapannya...
 
sy punya dharani dari arahat sivali, sy dapat dari vihara dilembang.. tp terselip-selip entah kemana.. nanti kalau sudah ketemu saya post disini..>:D<
 
SIVALI CA MAHATERO DEVATA NARAPUJITO
SORAHO PACCAYA DHIMHI
SIVALI CA MAHATERO YAKKHA DEVABHI
PUJITO SORAHO PACCAYA DHIMHI AHANG
VANDAMI SABBADA
SIVALITHERASSA ETANG GUNANG SAVASTHI
LABHANG BHAVANTU ME...

(parita ini dibaca ulang 3 kali)

dengan membaca paritta ini sebaiknya disertai dengan banyak berbuat kebajikan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.