• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ritual Aneh Kecantikan Zaman Kuno

AD5356QU

IndoForum Beginner C
No. Urut
281096
Sejak
27 Mei 2013
Pesan
794
Nilai reaksi
9
Poin
18
Di jaman modern ini, wanita sepertinya terobsesi menjadi cantik dan memiliki penampilan fisik yang sempurna. Berbagai perawatan kecantikan dari yang sederhana hingga yang berharga selangit dijalani demi penampilan.
CqAQe.jpg

menghitamkan gigi, buaday kuno Jepang
Namun, mempertahankan kecantikan juga sudah dilakukan di masa lalu. Kendati belum ada peralatan dan bahan-bahan perawatan kecantikan seperti sekarang, mereka memanfaatkan bahan alami. Tak jarang pula bahan-bahan yang dipakai tak lazim untuk digunakan mulai dari darah, feses hingga ulat.

Walaupun tidak semuanya terbukti berkhasiat, ritual perawatan ini cukup populer di jamannya. Berikut beberapa ritual kecantikan aneh di jaman kuno dari seluruh dunia.

Mandi di kubangan buaya
Jaman dahulu, wanita Yunani dan Romawi kuno melakukan ritual kecantikan dengan mandi di kubangan berisi lumpur dan feses buaya. Tak hanya untuk mandi, mereka juga menggunakan lumpur tersebut sebagai masker anti penuaan di wajah.

Mesin tulang pipi
Mesin ini diciptakan oleh Isabelle Gilbert dan beredar di pasaran tahun 1936. Fungsinya adalah mengecilkan tulang pipi sehingga wajah menjadi tirus. Uniknya, mesin ini terbuat dari besi yang menjepit kedua pipi selama beberapa menit. Walaupun menimbulkan rasa sakit, kabarnya mesin tersebut sempat populer di kalangan wanita kelas atas kala itu.

Memelihara ulat di lambung
Tak hanya fisik, kecantikan dari dalam pun tak luput dipelihara oleh wanita abad pertengahan. Terbukti dengan tren mengkonsumsi pil ulat di era tahun 1800-an. Wanita Inggris era tersebut mengkonsumsi pil yang terbuat dari larva ulat untuk menurunkan berat badan. Ulat akan mengkonsumsi kalori yang masuk ke lambung dan tumbuh semakin besar hingga kemudian ulat diambil untuk dikeluarkan dari tubuh.

Menjepit kaki
Salah satu praktik kecantikan yang paling aneh yakni ritual menjepit kaki di kalangan masyarakat China kuno. Tren ini dimulai dari para penari wanita era Dinasti Tang dan menyebar luas. Ritual ini mulai dilakukan gadis usia 4 hingga 7 tahun dengan melilit kaki dengan kain agar tidak tumbuh normal. Hal ini dilakukan karena kaki yang besar dianggap simbol kerja keras dan hanya dimiliki oleh para pria.

Menghitamkan gigi
Zaman sekarang, gigi yang putih dan cemerlang adalah dambaan semua orang. Tapi, tidak dengan wanita era Meiji di Jepang. Kala itu, gigi putih merupakan simbol wanita yang masih lajang. Oleh karena itu, para wanita yang telah menikah menghitamkan gigi mereka menggunakan getah pohon hingga seluruh gigi berwarna hitam pekat. Proses penghitaman ini rutin dilakukan setiap tiga hari sekali.

Wig dari kayu
Tentu saja, rambut sebagai mahkota wanita adalah simbol kecantikan. Di abad pertengahan, wanita dengan rambut yang tebal dan berukuran besar dianggap wanita cantik. Untuk itu, mereka menggunakan wig yang dibuat dengan menempelkan rambut pada rangka kayu. Wig era Victoria ini bahkan digunakan kaum hawa saat tidur.

Obat kumur dari urine
Para wanita Romawi kuno percaya bahwa berkumur dengan urine adalah cara mendapatkan gigi yang putih dan bersih, karena kandungan amonia yang tinggi mampu mencegah infeksi. Karena banyaknya wanita yang melakukan hal ini, masyarakat Romawi kuno membeli begitu banyak toples berisi urine dari Portugis.

Perawatan kecantikan dengan api
Di China, para wanita zaman kuno rutin melakukan Huo Liao atau perawatan api. Caranya, menggunakan handuk yang direndam di dalam alkohol dan tumbuhan herbal. Handuk tersebut kemudian diletakkan di wajah atau bagian tubuh lain dan dibakar selama beberapa detik. Hal tersebut dipercaya mampu menghilangkan tanda-tanda penuaan kulit dan memberikan efek kulit yang awet muda.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.