Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
ANDA pencandu alkohol dan rokok? Berhati-hatilah mulai detik ini. Sebab, sebuah penelitian terbaru di Belanda mengungkapkan, konsumsi kedua bahan tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker di tenggorokan dan perut.
Temuan ini sekaligus menyarankan orang untuk menjaga gaya hidup sehat dengan menghindari atau meminimalisasi paparan alkohol dan rokok. Ahli epidemiologi dari Universitas Maastricht di Belanda mengingatkan, risiko tertinggi kanker tersebut ada pada perokok dibanding mereka yang sudah berhenti merokok atau tidak pernah merokok.
Kanker di tenggorokan ataupun kerongkongan (esophagus) biasanya dimulai dari sisi dalam kerongkongan, yakni sekitar 10 inci pada saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan perut. Selama lebih dari dua dekade, peneliti melakukan penelitian terhadap 120.000 orang yang tinggal di Belanda untuk mengetahui faktor risiko mereka terkena kanker perut tipe esophageal adenocarcinoma dan gastric cardia adenocarcinoma, serta esophageal squamous cell carcinoma yang terkait kanker di kepala dan leher.
Studi lainnya mengaitkan kasus kanker di tenggorokan dengan konsumsi alkohol dan merokok. Didapati bahwa orang yang mengonsumsi alkohol empat gelas per hari berisiko lebih tinggi terkena esophageal squamous cell carcinoma, yang mana mengenai hampir separuh bagian tenggorokan. Demikian halnya merokok juga terkait dengan peningkatan risiko tiga tipe kanker tadi.