• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Riset? Penting atau Tidak Bagi Penulis?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Riset? Penting atau Tidak Bagi Penulis?

Sumber Gambar

Assalamu'alaikum, selamat hari Jumat. Kali ini, saya Adivaharap kembali menuliskan apa yg menurutku dapat ditulis & dipublikasikan. Nah, dalam thread kali ini, saya akan menuliskan tentang:


Riset? Penting atau Tidak Bagi Penulis?​


Daripada penasaran, lebih baik kita langsung masuk pada intinya.

Sebelum menulis, pernahkah kita mengerjakan riset? Kira-kira, penting gak sih, riset itu kepada tulisan yg sedang kita garap? Kira-kira bagaimana & di mana seseorang dapat mengerjakan riset? Yuk, kita bicarakan bersama.

Quote:
Riset adalah penyelidikan (penelitian) kepada suatu masalah secara bersistem, kritis, & ilmiah, untuk meningkatkan pengetahuan & pengertian, mendapatkan fakta yg baru, atau mengerjakan penafsiran yg lebih baik.

Sumber: KBBI V


Nah, itulah arti dari riset berdasarkan KBBI. Lalu, pentingkah mengerjakan riset dalam menulis? Jawabannya sangat penting, supaya tulisan yg kita tulis itu tidak cacat logika & tidak menciptakan orang bingung.

Contohnya:
Ketika kita harap menulis tentang dunia perkuliahan, dunia kampus & mahasiswa. Kita wajib tahu dulu tentang dunia mereka--dunia kampus & mahasiswa--sebelum menuliskannya. Jangan hingga asal tulis sesuai imajinasi & melupakan tentang sebuah fakta. Jadinya, tulisan cacat logika.

Saat kita menuliskan tentang dunia kampus, dunia mahasiswa, kita tak dapat langsung berpikir & menyimpulkan bahwa lulus kuliah & proses untuk jadi sarjana itu sama dengan proses yg dilalui saat berjuang untuk lulus SD, SMP, atau SMA.

Kemudian, apa yg biasanya kita lakukan kalau harap mengerjakan riset?

1. Bertanya

Ada pepatah mengatakan, malu bertanya sesat di jalan. Pepatah itu kadang benar & kadang enggak benar kalau kita bertanya pada orang yg salah.

Misalnya, kita harap bertanya tentang dunia kampus, tetapi bertanyanya sama orang yg SD pun tidak lulus. Saat itu kita bakal tersesat. Jadi, jangan salahkan pepatahnya. Salahkan orangnya yg bertanya.

Jika kita harap bertanya, hendaknya bertanya pada orang yg tepat. Ingin bertanya alamat, tanyakan pada warga setempat, bukan pada orang yg juga berasal dari luar tempat itu. Ingin bertanya tentang politik, tanyakan pada ahlinya, begitu juga dengan profesi-profesi lain.

2. Mengamati Secara Langsung

Hal berikut yg dapat kita lakukan adalah dengan mengamati. Biasanya, untuk mengetahui tentang ciri khas sesuatu, karakteristik atau ciri-ciri sesuatu, kita harus mengamati secara langsung.

Misalnya, saat kita butuh data tentang bagaimana semestinya perlakuan kepada anak berkebutuhan khusus. Maka, kita dapat mengamati langsung orang-orang yg menangani mereka, entah orang tuanya atau pengasuhnya. Tidak mungkin kita akan menyimpulkan sebuah data tanpa mengerjakan riset atau pengamatan.

Atau contoh lain, saat kita harap tahu tentang bagaimana orang tua mendidik anak sehingga anaknya itu sangat sopan & menghormati orang di sekitarnya. Atau, ada orang yg bilang, "Eh, doi anda selingkuh tuh." Jangan langsung percaya, selidiki dulu, cari tahu dulu. Jangan hingga penyesalan datang karena salah dalam bertindak.

3. Searching

Ini juga salah satu opsi untuk riset di era yg sudah canggih & modern ini. Kita dapat mencari hasil penelitian tentang apa yg harap ketahui. Bisa dengan membuka web-web penyedia informasi. Saat ini, sudah ada banyak situs-situs web yg dapat dijadikan sumber referensi, mengatakan orang ... cari saja di Mbah Google, pasti akan ketemu.

4. Baca Buku

Selanjutnya, saat mengerjakan riset, kita dapat mencari buku-buku terkait untuk mendukung & menambah wawasan & mengembangkan apa yg harap dituliskan. Gunanya apa? Agar tulisan yg sedang digarap itu jadi lebih berisi.

Lanjut, di mana sih dapat mengerjakan riset? Nah, untuk yg ini, tentunya cari tempat yg sesuai yg apa yg harap diteliti. Jika harap meneliti tentang anak berkebutuhan khusus, datangi tempat belajarnya, datangi pendidiknya atau orang tua dari anak tersebut.

Jika harap mengerjakan riset tentang doi beneran selingkuh atau tidak, cari tahu pada orang yg dekat dengan doi. Ikuti kegiatannya, jangan asal nuduh tanpa bukti.

Itu beberapa hal yg dapat menolong dalam mengerjakan riset. Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum.


Adiva Azzahra,
Gowa, 09 Oktober 2020.​
Hari ini 07:56
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.