• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ridwan Saidi Kritik Jokowi?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
3nvQS.jpg
Perubahan sikap budayawan Betawi Ridwan Saidi yang tiba-tiba mengkritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menimbulkan tanda tanya. Sebab sebelumnya, Ridwan memuji habis-habisan Jokowi dan mendukungnya menjadi presiden.

Pakar Psikologi Komunikasi Universitas Indonesia Hamdi Muluk menyebut bahwa hal tersebut patut dipertanyakan. Selain itu, kritikan Ridwan kepada Jokowi pun tidak memiliki ukuran jelas.

"Yang pasti kalau mengkritik itu harus dengan parameter yang jelas dan terukur," ujarnya, Jumat (6/12/2013).

Dalam kritiknya, Ridwan menilai kinerja Jokowi dan Wakil Gubernur pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama, sangat buruk. Bahkan lebih buruk dari era Gubernur DKI sebelumnya, Fauzi Bowo. Dia juga menilai, Jokowi tidak pantas untuk menjadi presiden pada 2014. Survei-survei yang selama ini menunjukkan Jokowi berada di peringkat teratas menurutnya adalah survei bayaran.

Kritik yang diajukan Ridwan, menurutnya, mirip dengan kritik yang dilontarkan Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf beberapa waktu lalu. Kritik itu dilontarkan dengan hanya menggunakan perasaan tanpa menyertakan data dan fakta yang ada.

Dia mencontoh kritikan Ridwan mengenai kinerja Jokowi membenahi Jakarta. Ridwan, menurutnya, harus bisa menjelaskan apa saja kinerja Jokowi yang belum maksimal. Dia harus memperlihatkan data dan fakta di lapangan yang menunjukkan hal itu.

"Kalaupun memang belum maksimal, memangnya Jokowi malaikat? Jakarta bisa selesai secepat itu?" ucapnya.

Contoh lainnya adalah Ridwan yang menyebut survei pilpres yang menempatkan Jokowi di peringkat pertama adalah bayaran. Menurutnya, hal tersebut hanyalah sekadar pendapat Ridwan yang tidak bisa dibuktikan.

"Masa iya semua survei dibayar dengan Jokowi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.