• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ridwan Kamil dan Farhat Abbas "Perang" di Twitter

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
XLURa.jpg
Pengacara Farhat Abbas melayangkan sindiran pedas melalui akun Twitter @farhatabbaslaw. Pihak yang menjadi sasaran adalah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil (RK).

Beberapa pekan terakhir, Farhat menulis tentang RK. Sejumlah kebijakan pun dikritik. Namun yang menjadi sorotan adalah saat Farhat menyindir soal program naik bus gratis bagi siswa di Kota Bandung.

“Gara-gara Senin gratis naik angkot Bandung, banyak siswa bolos sekolah naik angkot pagi sampai sore,” tulis Farhat.

Tweet itu lalu dibalas RK melalui akun pribadinya, @ridwankamil. RK menyebut apa yang diungkapkan Farhat merupakan karangan belaka. “Tetot #2. Ngarang. Bus bukan angkot RT @farhatabbaslaw: Gara-gara Senin gratis naik angkot Bandung, banyak siswa bolos sekolah naik angkot pagi sampai sore," tulis RK.

Saling sindir kemudian terjadi. RK sempat mengingatkan para pelajar bahwa setiap senin mereka gratis naik bus Damri ke segala arah. Ia pun menambahkan kata-kata bus berbeda dengan angkot.

Seolah tak mau kalah, Farhat kembali mengoceh di Twitter dengan meminta RK untuk menanggapi kritik dengan bijak.

Disinggung soal perseteruannya dengan Farhat di twitter, RK menanggapinya dengan santai. “Saya mah santai saja karena poin-poinnya banyak enggak penting,” kata RK saat ditemui di Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/12/2013).

RK mengaku selama ini selalu terbuka untuk menerima kritik dari siapa pun. “Tapi kalau saya sebutkan, jadilah orang dengan kritik etis. Mengkritik tapi dengan etika,” tegasnya.

Bahkan ia menyebut ada beberapa tweet Farhat yang salah. “Suka salah, marah-marah bilang anak dijadikan tukang sapu, bohong kan,” ungkapnya.

Ia mengaku tidak sakit hati dan akan cuek menanggapi kritik Farhat. “Biarin saja nanti juga capek sendiri. Energi saya, saya fokuskan mendingan untuk memimpin Kota Bandung,” tuturnya.

Namun, menurut dia, apa yang diungkapkan Farhat di Twitter sesekali perlu dibalas. “Sesekali perlu (dibalas) supaya orang juga tahu bahwa asumsi-asumsinya salah. Saya hanya membalas pada saat faktanya salah, itu saja. Tapi yang lain-lain mah saya cueki,” pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.