Nemesis
IndoForum Activist E
- No. Urut
- 55724
- Sejak
- 26 Okt 2008
- Pesan
- 9.732
- Nilai reaksi
- 503
- Poin
- 113
Pesawat Riau Airlines (RAL) tujuan Dabo Singkep-Tanjungpinang mengalami gangguan hidrolik di sistem roda pesawat. Akibatnya, saat mendarat di Bandara Raja Fisabilillah Tanjungpinang, Rabu (11/2), pesawat tidak dapat berbelok. Untungnya, pesawat berhasil dihentikan tepat di ujung landasan.
Saat kejadian, RAL membawa 15 penumpang dan tujuh awak. Semuanya selamat dan tidak ada luka. "Sesaat sebelum mendarat, pilot kami mendeteksi adanya gangguan pada sistem hidrolik. Setelah pesawat touchdown (mendarat) seluruh penumpang langsung kami evakuasi ke terminal kedatangan," kata Station Manager RAL, Eddy.
Setelah evakuasi penumpang selesai, kerusakan langsung diperbaiki. Karena tidak tersedianya alat perbaikan milik RAL di Bandara Fisabilillah, manajemen meminjam perlengkapan yang diperlukan ke Lanuda. Setelah 45 menit diotak-atik, pesawat akhirnya bisa ditarik kembali ke parkir di apron asalnya. Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, pesawat tersebut masih dalam proses perbaikan.
"Rencananya malam ini juga usai perbaikan pesawat akan kami terbangkan kembali ke Pekanbaru," jelas Eddy lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Azibar, ketika di konfirmasi mengatakan, pihaknya sudah mendapat kabar tersebut. "Kebetulan saya melihat kejadian tersebut. Saya juga diberitahu kalau pesawat tersebut sudah dapat diperbaiki dari pihak RAL-nya," kata Azibar.
Azibar bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. "Alhamdullilah tidak terjadi apa-apa," ucapnya. (Tribun Batam/eik)